ADAKITANEWS, Jombang – Korban pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang, yang diketahui merupakan istri mantan anggota Polsek Bareng, Aiptu (purn) Sunaryo dikenal baik hati dan ramah pada masyarakat sekitar rumahnya.

Sri Handayani, 52, korban pembunuhan di Bareng ini dikenal ramah oleh masyarakat sekitar dan sering memberikan bantuan pada tetangganya yang kurang mampu. Hal tersebut dikatakan oleh Haris Christiani, 40, yang rumahnya berdekatan dengan korban.

Menurut pengakuan wanita yang akrab disapa Bu Haris ini, almarhumah sering memberikan bantuan pada tetangganya yang kurang mampu. Selain itu almarhumah juga sering mengajak tetangganya yang seiman berangkat ke gereja untuk beribadah.

“Almarhumah orangnya baik sering memberikan bantuan pada tetangganya yang kurang mampu. Kalau ada tetangga yang belum makan biasanya diberikan beras oleh almarhumah,” ujarnya saat diwawancarai Tim Adakitanews.com, Kamis (07/09).

Hal senada juga disampaikan oleh Harto, 50, tetangga korban. Ia mengatakan bahwa korban selama ini tidak pernah melakukan hal yang membuat tetangganya sakit hati. Menurutnya almarhumah semasa hidup berkelakuan baik dalam bersosialisasi dan berkomunikasi dengan lingkungan. “Bu Sri selama ini bermasyarakat dengan baik, tidak pernah menyinggung perasaan tetangga,” tandasnya.

Harto dan beberapa masyarakat sekitar merasa terkejut dan tidak percaya atas peristiwa meninggalnya Sri Handayani dalam kondisi terbunuh di rumahnya sendiri. Menurut Harto dan masyarakat sekitar bahwa saat malam sebelum pembunuhan tidak ada hal mencurigakan di sekitar rumah korban. “Saya terkejut saat mendapat informasi terbunuhnya Bu Sri, padahal saat malam tidak ada hal yang mencurigakan,” tandas Harto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sri Handayani telah ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya di Desa/Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang, Rabu (30/08) lalu. Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku berinisial S.(ar)

Keterangan gambar: Beberapa tetangga korban saat diwawancarai.(foto: adi rosul)