ADAKITANEWS, Tulungagung – Wacana pemerintah untuk menaikan harga rokok ditolak tegas oleh para karyawan perusahaan rokok. Mereka mengaku resah dengan munculnya wacana itu. Para karyawan yang kebanyakan merupakan wanita ini khawatir dengan pekerjaan mereka, jika wacana tersebut terealisasi.

“Yang jelas jika benar benar dilaksanakan akan banyak perusahaan rokok gulung tikar,” ujar Anjarwati, salah seeorang karyawan perusahaan rokok di Tulungagung.

Seperti diketahui, selama ini para karyawan tersebut menggantungkan hidupnya dari industri rokok. Munculnya wacana kenaikan harga rokok sejak sepekan lalu jug membuat para karyawan perusahaan rokok kurang berkonsentrasi dalam bekerja. “Selama ini para pengusaha menenangkan kami dan mengatakan itu hanya isu saja,” tuturnya.

Sementara, Suharti, pemilik perusahaan rokok di Desa Gesikan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung mengaku juga mengamini harapan para karyawannya. Suharti mengatakan, tidak hanya karyawan, para sales juga menanyakan terkait wacana tersebut ke perusahaan. “Untuk saat ini kami hanya bisa menenangkan dan meyakinkan mereka bahwa ini hanyalah isu,” terangnya.

Suharti juga sangat tidak setuju dengan wacana tersebut. Menurutnya jika wacana itu terealisasi, maka akan banyak perusahaan rokok skala kecil maupun besar yang akan tutup. Selain itu banyak pihak juga akan dirugikan dengan wacana ini. “Tidak hanya karyawan. Para petani tembakau pasti juga akan terkena imbasnya,” jelentrehnya.(bram)

Keterangan gambar: Karyawan perusahaan rokok sedang bekerja.