width=

Kediri(adakitanews.com) — Jadah tempe merupakan salah satu makanan khas Yogyakarta yang dapat dengan mudah ditemukan di kawasan Kaliurang, Kabupaten Sleman.

Jenis kuliner Nusantara yang satu ini punya sejarah unik dan termasuk salah satu makanan kesukaan Sultan Hamengkubuwana IX.

Namun siapa sangka, makanan kegemaran khas keraton ini ada di daerah Kota Kediri Jawa Timur, tepatnya di Kelurahan Semampir Gang III, Kecamatan Mojoroto.

Jadah tempe sesungguhnya merupakan gabungan dari dua jenis makanan tradisional masyarakat Jawa yakni jadah yang merupakan makanan olahan dari ketan dan juga tempe.

Tempe biasanya akan diolah dengan cara dibacem. Jadah yang merupakan makanan yang terbuat dari ketan ini biasanya di campuran parutan kelapa yang menimbulkan rasa gurih di lidah.

Sedangkan pasangannya tempe yang diolah dengan cara dibacem memiliki rasa yang manis. Sebuah kombinasi yang nikmat jika disantap bersama-sama.

Rasa unik, dari kombinasi gurih nya jadah dan manis dari tempe bacem ini memberikan cita rasa yang berbeda dari makanan kuliner jadah biasanya dan pastinya wajib untuk dicicipi.

“Iya, ide jadah tempe ini muncul setelah anak saya waktu kulineran di Yogyakarta membawakan untuk keluarga di rumah,” ujar Indah Setyaningsih, salah satu pembuat jadah tempe.

“Saya kira di Kediri masih belum ada yang menjual jadah tempe ini. Jadi hal yang unik ini akhirnya saya ambil peluang untuk buka usaha,” imbuhnya.

Indah mengatakan, jika makanan tradisional yang dibuatnya itu mendapat sambutan baik dari masyarakat. Perihal itu dibuktikannya dengan banjirnya pesanan terhadap makanan berbahan dasar ketan dan tempe itu.

“Dalam sehari biasanya saya menerima pesanan dari 30 sampai 50 besek. Sedangkan per satu beseknya kita jual seharga 20 ribu rupiah untuk jadah tempe. Sedangkan yang jadah original kita jual per beseknya seharga 18 ribu rupiah,” ucapnya.

Menurut Indah, usaha yang baru saja berjalan 3 bulan tersebut memiliki sejumlah menu varian jadah diantaranya, jadah bakar madu, jadah serundeng, jadah tape ketan dan jadah tempe bacem. (Oky)