Jalani Tes USG, Dokter Sarankan Korban Persetubuhan di Jabon Melahirkan Caesar

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Melati, 14, bukan nama sebenarnya, warga Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo yang menjadi korban persetubuhan oleh 2 orang tetangganya sendiri, Kamis (26/05) malam menjalani tes USG di Rumah Sakit Umum Bunda Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Dari hasil pemeriksaan, dokter menyarankan agar proses persalinan korban nantinya dilakukan secara caesar.

dr Nova Hanafi, Sp OG, yang melakukan pemeriksaan terhadap Melati mengatakan, hasil sementara menunjukkan bahwa janin dalam kandungan Melati dalam keadaan sehat. Namun, lantaran kondisi Melati yang mengalami traumatik menjadikan dr Nova menyarankan agar Melati melahirkan secara caesar. “Kondisi janinnya baik. Tapi karena kondisi ibunya yang mungkin masih trauma, sarannya nanti melahirkan secara caesar saja,” ujarnya.

dr Nova menambahkan, janin di kandungan Melati saat ini berumur sekitar 8 bulan. Prediksi waktu kelahirannya, diperkirakan pada awal Juli 2016 mendatang. “Prediksi kelahirannya sekitar tanggal 7 Juli 2016 mendatang. Janinnya berjenis kelamin laki-laki,” imbuhnya.

Sementara itu, pemilik RSU Bunda, Drs Aris Djulianto atau yang akrab disapa Ustad HM Yong mengatakan, pemeriksaan gratis tersebut merupakan wujud kepeduliannya terhadap korban lantaran kondisinya yang memprihatinkan. Bahkan, jika diperlukan, RSU Bunda juga siap memberikan perawatan secara gratis hingga Melati melahirkan. “Kami bebaskan biaya persalinannya. Bahkan kalau perlu perawatan, kami juga akan sediakan. Nanti tergantung saran dokter,” ujarnya.(kur)

Keterangan gambar: Melati, saat memasuki ruang pemeriksaan di RSU Bunda.(foto: kurniawan)

Recommended For You