ADAKITANEWSa6742eda559b0f17239dd07f95e42363_XL, Kediri – Meskipun pemerintah telah menetapkan 10 Dzulhijjah jatuh pada hari Kamis tanggal 24 September 2015 Jamaah Muhammadiyah di Kota Kediri tetap laksanakan Sholat Idul Adha hari, Rabu, (23/9).

Menurut Hari Widiasmoro Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri menjelaskan, penetapan Hari Raya Idhul Adha dilakukan Jamaah Muhammadyah berdasarkan perhitungan Hisab Alkhiqi Dan Instruksi Pimpinan Muhammadyah Bahwa 1 Dzulhijah dimulai pada 14 September 2015 dan sesuai perhitungan itulah 10 Dzulhijah jatuh pada hari ini.

“Atas dasar perhitungan Hisab Alkhiqi dan himbauan dari Pimpinan Muhamadiyah Pusat maka kami menetapkan 10 Dzulhijjah hari ini,” Jelas Hari Widiasmoro Ketua Pimpinan Daerah Muhammadyah Kota Kediri.

Sementara beberapa jamaah Muhammadiyah melangsungkan Solat Idul Adha Di Stadion Brawijaya Kota Kediri. Imam Dan Khotib Pada Sholat Idul Adha yang diselenggarakan Di Stadion Brawijaya yakni Ketua Pengadila Tingi Agama Gorontalo Ahmad Rifai.

Selain Di Stadion Brawijaya, ada beberapa Jamaah Muhammadiyah melaksanakan sholat Idul Adha di tempat lain. Mereka tersebar Di 10 titik ┬ápada Area Kota Kediri. “Pada hari ini ┬ádi Kota Kediri sendiri perayaan Idul Adha tersebar Di 10 Lokasi “.Jelas Hari Widiasmoro Ketua Pimpinan Daerah Muhammadyah Kota Kediri.

Namum demikian, meski sholat Idul Adha digelar hari Ini, Pimpinan Wilayah Majelis Tarjih Tetap menghimbau agar penyembelihan hewan korban dilakukan besok atau selama hari Tasrik. “Kalau untuk penyembelihan hewan kurban kami himbau untuk serentak pada besuk (kamis-red),” pungkasa Hari Widiarso.(dee)