ADAKITANEWS, Kota Kediri – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, jasa penukaran uang baru mulai laris. Masyarakat mulai banyak yang menukarkan uang mereka untuk persiapan bagi-bagi uang saku kepada kerabat maupun saudara saat hari raya.

Salah satu penjual jasa penukaran uang yang ikut merasakan untung tersebut adalah Imam Ropingi, warga asal Kelurahan Bandar gang V Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Ia mengaku mulai kebanjiran pengunjung yang mayoritas menukarkan uang mereka dengan pecahan Rp 2 ribu maupun Rp 5 ribu.

“Saya sudah 1 minggu ini berjualan di depan Polres Kediri Kota ini, dan alhamdulillah setiap menjelang hari raya Idul Fitri selalu ramai. Sehari saya dapat mengantongi hasil Rp 70 ribu bersih. Memang kita hanya bermodalkan tenaga saja, sebab ini ada bosnya tersendiri,” cakapnya, Sabtu (10/06).

Pria bertopi ini mengaku menyediakan jasa penukaran uang baru mulai dari pecahan Rp 1 ribu, Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu. Iman mengaku, setiap penukaran Rp 100 ribu, biaya jasa tukarnya adalah Rp 10 ribu. Namun ia hanya mendapat untung Rp 2 ribu saja dan sisanya adalah keuntungan bos pemilik modal.

“Ya kita hanya mendapat untung per Rp 100 ribu hanya Rp 2 ribu saja, sisanya adalah keuntungan milik bos,” pungkasnya.(udn)

Keterangan gambar : Imam Ropingi Penjual jasa penukaran uang baru.(foto:fasihhuddin kholili)