ADAKITANEWS, Kota Blitar – Bulan Ramadhan atau puasa bagi kaum muslim tinggal sekitar 1 bulan lagi. Pada bulan itu, ketersediaan maupun kualitas barang sering menjadi sorotan beberapa pihak.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Blitar Raya, Dadik Wahyudi, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar untuk mempersiapkan diri terkait ketersediaan dan kualitas barang yang dijual di pasaran, menjelang bulan puasa.

“Biasanya menjelang puasa, barang-barang di pasaran akan mengalami keterbatasan. Selain itu, kualitasnya pun juga ikut dipertanyakan. Sehingga kami minta Pemkot cepat tanggap untuk mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi,” kata Dadik, Rabu (26/04) siang.

Dadik menjelaskan, tingginya harga barang selama bulan puasa diakibatkan karena kelangkaan stok barang yang berbanding terbalik dengan tingginya permintaan pasar. Sehingga perlu dilakukan penyediaan barang yang lebih agar kenaikan harga barang tidak menyusahkan masyarakat selaku konsumen.

“Stok dan kualitas barang yang disediakan juga sangat rawan. Sebab, tingginya permintaan barang pada bulan puasa dan hari raya rawan dimainkan oleh para oknum, sehingga kami minta Dinas terkait untuk segera turun tangan,” tandasnya.

Dadik menambahkan, jika kualitas dan kuantitas barang yang dijual dapat terjaga, maka dipastikan masyarakat menjalani bulan puasa dan lebaran tanpa ada kekhawatiran lebih. “Kalau kualitas barang terjaga, otomatis tidak akan ada masalah. Dan masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang,” imbuhnya.(blt2)

Keterangan gambar: Dadik Wahyudi, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Blitar Raya.(foto : fathan)