Jelang Hari Raya Nyepi, 56 Ogoh-Ogoh Diarak

ADAKITANEWS, Blitar –¬†Menjelang peringatan Hari Raya Nyepi, ribuan umat Hindu di Kabupaten Blitar mengarak 56 ogoh-ogoh atau replika raksasa berwatak jahat di kawasan Taman Wlingi Kabupaten Blitar, Senin (27/03).

Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Blitar, Lestari mengatakan pawai ogoh-ogoh ini merupakan simbol kekuatan buta (raksasa,red). “Ya artinya umat Hindu sebelum melakukan tapa brata penyepian sudah bersih baik jasmani atau rohani dari sifat angkara murka, sehingga untuk selanjutnya bisa melaksanakan tapa brata dengan tidak menyalakan api khususnya api dalam diri, dan tidak bepergian selama 24 jam, serta tidak berbuat kesenangan. Tapa brata penyepian bisa mengevaluasi diri selama 1 tahun ini,” katanya.

Lestari mengungkapkan, pawai ogoh-ogoh ini baru berjalan sekitar 3 tahun dan kali ini diikuti oleh ribuan umat Hindu dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar. “Mereka berasal dari 10 Kecamatan di Kabupaten Blitar, termasuk Kecamatan Wlingi sebagai tempat pawai dilakukan,” ungkap Lestari.

Lestari berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini, umat hindu bisa mempersatukan suatu keanekaragaman antar umat beragama. “Tentunya kedepan bisa terjalin hubungan yang harmonis, baik manusia dengan manusia, dengan Tuhan, maupun dengan alam. Terbukti meskipun ini adalah acara umat Hindu, ada Banser yang ikut membantu jalannya pengamanan,” harapnya.(blt2)

Keterangan gambar: Lestari, Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Blitar.(foto : fathan)

Recommended For You