2015-07-09_04.47.31

ADAKITANEWS, Blitar – Dinas Peternakan Kabupaten Blitar melakukan sidak di Pasar Tradisional Wlingi Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Rabu (08/7). Kunjungan ini mengantisipasi beredarnya daging tidak layak konsumsi menjelang lebaran di masyarakat.

Wasis Gunawan selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Blitar mengatakan, bahwa sejak awal Januari Dinas Peternakan sudah aktif melakukan pemantauan terhadap peredaran daging di pasaran. Wasis mengatakan, mendekati lebaran pemantauan lebih intens dilakukan karena jumlah konsumsi daging meningkat tajam dari hari biasa.

“Mendekati lebaran ini kami lebih intens lagi melakukan pemantauan daripada hari biasa. Karena, jumlah daging yang beredar dimasyarakatpun juga bertambah,” jelasnya

Dalam sidak ini petugas memeriksa 2 kios jagal sapi dan 3 kios ayam potong. Guna mengukur kesehatan daging, petugas menggunakan PH tester. PH Tester akan menunjukkan angka 6,5 jika daging masih dalam kondisi segar. Ukuran angka maksimal untuk kategori daging sehat dan layak konsumsi pada PH 7,2, lebih dari itu maka daging tersebut berbahaya untuk dikonsumsi.

“Untuk sementara ini belum ada temuan daging tidak layak konsumsi,” jelas Wasis

Sementara itu, sejumlah pedagang di pasar tersebut mendukung diadakanya sidak seperti ini. Pasalnya, saat menjelang lebaran banyak penjual daging atau jagal yang menjual daging dalam kondisi tidak jelas seperti daging glondongan atau dalam kondisi daging tidak layak konsumsi. Menurut Lina salah seorang penjual daging mengatakan, penjual daging yang tidak jelas seperti itu memberikan efek tidak baik berupa citra buruk kepada pedagang daging lainya.

“Sebagai seorang penjual daging saya senang ada Sidak seperti ini, karena sekarang ini banyak sekali penjual daging yang tidak jelas, terlebih menjelang lebaran,” kata Lina.(wir/jati)

Keterangan Gambar : Sidak di pasar tradisional Wlingi Blitar oleh Dinas Peternakan Pemkab Blitar

Tags: