ADAKITANEWS, Blitar – Peningkatan kebutuhan masyarakat selalu terjadi pada perayaan natal dan tahun baru. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Blitar telah memastikan bahwa stok pangan jelang natal dan tahun baru di deerahnya masih aman.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar, Agung Pudjianto mengatakan, sebelumnya perum Bulog sudah memastikan jika ketersediaan beras masih aman hingga empat bulan kedepan.

Ditegaskannya, jelang momen natal dan tahun baru saat ini pihaknya juga memastikan untuk kondisi persediaan pangan lainnya seperti sayur, bahan pokok lain seperti minyak, gula, telur dan juga bumbu dapur aman dan cukup untuk kebutuhan menjelang akhir tahun dan awal tahun 2018.

“Kita pastikan semuanya aman. Mulai dari bumbu dapur sampai dengan sayuran. Apalagi Perum Bulog juga sudah memastikan bahwa ketersediaan beras masih aman untuk 4 bulan kedepan,” tuturnya, Sabtu (09/12).

Untuk saat ini, lanjut Agung, pihaknya melakukan pengawasan bersama dengan Satgas Pangan untuk menghindari adanya penimbunan pangan yang bisa mengakibatkan kekurangan atau kelangkaan.

“Kita juga intensif dalam melakukan pemantauan di pasar tradisional atau minimarket, dan toko-toko di seluruh wilayah Kabupaten Blitar,” tegasnya.

Agung menjelaskan, menjelang momen natal dan tahun baru ini pihaknya bersama dengan instansi terkait juga akan segera melakukan razia pangan. Karena bertepatan dengan momen seperti ini biasanya dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menjual makanan minuman yang tidak layak edar atau tidak layak konsumsi.

“Kita akan bekerjasama dengan Satpol PP maupun instansi lainnya untuk melakukan razia. Karena momen seperti ini dikhawatirkan dimanfaatkan ileh oknum yang tak bertanggungjawab,” pungkas Agung.

Menurutnya rata-rata makanan yang dijual dengan bahan berbahaya, yakni makanan kedaluwarsa, kaleng penyok, dan tidak berlabel dikhawatirkan mulai banyak beredar dipasaran. Selain itu ia juga menegaskan, khusus untuk minimarket dan juga para supplier makanan minuman akan menjadi tujuan utama pelaksanaan razia dan pengawasan pihaknya bersama Tim Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO) Kabupeten Blitar.

“Razia ini akan kita lakukan secepatnya, mengingat saat ini sudah memasuki pertengahan bulan Desember,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Agung Pudjianto, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar.(foto : fathan)