ADAKITANEWS, Kota Kediri – Dalam rangka Cipta Kondisi menjelang bulan Ramadan, Kepolisian Sektor Kota Mojoroto dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri kembali menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di 4 lokasi rumah kos, Rabu (24/05) siang.

Kanit Sabhara Polsekta Mojoroto, AKP Didik Warsianto yang memimpin jalannya operasi kali itu mengatakan, pihaknya sengaja menyisir beberapa lokasi rumah kos yang disinyalir banyak digunakan oleh pasangan muda berbuat mesum. Termasuk target operasi lainnya yakni miras, narkoba, dan sajam.

Di lokasi pertama dan kedua, yakni di Kelurahan Campurrejo Kecamatan Mojoroto, petugas mendapati 3 pasangan muda yang tidak memiliki surat nikah, serta menemukan botol kosong miras bermerk terkenal di dalam ruang kos.

Tidak puas dari hasil tersebut, AKP Didik kemudian melanjutkan operasi di 2 tempat lagi yakni di kawasan Kelurahan Bandarkidul dan Banjarmlati. Hasilnya, ditemukan 3 pasangan bukan suami istri, 4 orang yang membawa miras, serta 11 pemuda pemudi tidak memiliki identitas.

Sementara itu Kasi Trantib Satpol PP Pemkot Kediri, Agus Dwi Ratmoko mengatakan, dalam operasi yang dilakukan siang itu, berhasil diamankan 27 pasangan bukan suami istri. “Operasi Pekat ini untuk memantau kondisi Kota Kediri agar lebih baik sebelum bulan Suci Ramadan. Dan untuk yang barusan terjaring, petugas Satpol PP akan melakukan pembinaan dan juga akan dilakukan tes urine, serta memanggil pihak keluarga,” ujarnya.

Terkait operasi tersebut, Kapolsekta Mojoroto, Kompol Didit Prihantoro juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar pada siang dan malam hari selama Ramadan. “Kegiatan serupa akan terus dilakukan baik saat pagi, saat tarawih, selama Bulan puasa,” ujarnya.(kdr9)

Keterangan gambar: Razia gabungan yang dilaksanakan oleh Polsekta Mojoroto dan Satpol PP Pemkot Kediri. (bawah) Kanit Sabhara Polsekta Mojoroto, AKP Didik Warsianto.(foto: taufiqur rachman)