width=

ADAKITANEWS, Kota Madiun – Dinas Perhubungan Kota Madiun mengumpulkan Juru Parkir (Jukir) se-Kota Madiun untuk diberikan pembinaan terkait pengelolaan lahan parkir di bahu jalan, Kamis (09/03).

Kegiatan digelar di Gedung Abdi Praja Kecamatan Taman Kota Madiun dan dihadiri oleh Kadishub Kota Madiun, Kasatlantas Polres Madiun Kota, Pasi Intel Kodim 0803 Madiun, Satpol PP, serta LPMK.

Sebagai narasumber adalah Kadishub,Kasatlantas, Pasi intel Kodim 0803 Madiun. Kegiatan itu sendiri terbagi menjadi 2 sesi pagi dan siang hari.Hal ini terkait dengan banyaknya juru parkir yang diundang mencapai angka 295 orang.

Kadishub, Ansor Rosidi menyampaikan, tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman terhadap juru parkir terkait tatacara parkir yang benar, serta pungutan parkir yang sesuai dengan perda yang ada.

“Dengan parkir yang baik serta rapi, secara otomatis akan membantu pemerintah dalam meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha,” lanjut Ansori.

Ansor sangat mengharapkan kepada juru parkir untuk bisa bekerja sesuai dengan aturan yang sudah disampailkan. Karena jika nantinya ditemukan hal yang tidak sesuai dengan aturan yang ada, para jukir bisa saja dikenai sanksi pidana.

Sementara itu Kasatlantas, AKP Sigit Purwanto yang juga sebagai narasumber memberikan pemahaman terkait parkir menurut Undang Undang. Salah satunya dengan mengutip UU 22 tahun 2009 tentang Lalulintas, yaitu parkir adalah kendaraan yang berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dengan ditinggalkan ataupun tidak ditinggalkan oleh pengemudinya. Kasatlantas juga menyampaikan terkait pasal 43 ayat 1 tentang penyediaan lokasi parkir untuk umum hanya boleh diselenggarakan di ruang-ruang pinggir jalan sesuai dengan izin-izin yang diberikan.

“Disini jika ditemukan parkir pada lokasi yang tidak diizinkan akan mendapatkan kosekuensi hukuman pidana,” lanjut Kasatlantas.

Inti dari kegiatan tersebut adalah untuk pemantapan manajemen parkir serta penertiban cara pungut juru parkir yang harus sesuai perda yang sudah ditetapkan. Disamping itu dengan adanya pembinaan tersebut, akan memberi kemantapan bagi juru parkir agar kedepannya dapat bekerja dengan lebih baik serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat Madiun maupun luar Kota Madiun.

Di akhir kegiatan, juru parkir juga diwajibkan membuat surat pernyataan bermaterai untuk bersedia bekerja sesuai dengan aturan serta bersedia ditindak jika melakukan pelanggaran. Selanjutnya secara simbolis Kadishub juga memakaikan rompi yang baru terhadap juru parkir, sebagai simbol perubahan, yang juga diikuti oleh eluruh peserta yang hadir.(bud)

 

Keterangan gambar: Kegiatan pembinaan jukir se-Kota Madiun.(foto: budiyanto)