ADAKITANEWS, Blitar – Jumlah loket yang ada di Stasiun Blitar saat ini ada 2 loket. Jumlah ini dinilai masih minim karena calon penumpang yang antre masih terlihat cukup banyak.

Staf Ahli Menteri Perhubungan sekaligus Komisaris PT KAI, Chris Kuntadi mengatakan, Stasiun Blitar harus menyediakan minimal satu loket antrean tiket tambahan untuk para calon penumpang. Menurutnya, adanya penambahan loket antrean adalah untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang.

Chris Kuntadi menyampaikan, karena saat ini hanya ada dua loket yang melayani calon penumpang jarak jauh dan lokal, akhirnya dalam sehari petugas terpaksa membatasi pelayanan pembelian tiket untuk 300 calon penumpang saja. Padahal, lanjutnya, pada musim libur seperti sekarang perhari ada 300 lebih calon penumpang.

“Minimal harus ada tiga loket. Karena sekarang di Stasiun Blitar baru ada dua nanti kedepan harus ditambah satu lagi. Karena setiap tahun pasti ada lonjakan penumpang menjelang libur panjang seperti saat ini. Jangan sampai calon penumpang sudah datang tapi nomor antrean sudah habis seperti sekarang ini, karena kesannya kita membuat calon penumpang kurang nyaman,” ungkap Chris Kuntadi saat melakukan kunjungan ke stasiun Blitar, Rabu (20/12) siang.

Chris Kuntadi menjelaskan, jika sebelumnya hanya ada loket untuk tiket lokal dan jarak jauh saja, kedepan harus ada loket khusus go show yang melayani penjualan tiket langsung untuk hari itu juga. “Khusus untuk yang go show memang harus ada tambahan loket,” paparnya.

Sementara itu, Kepala stasiun Blitar, Fadjar Wahyudi mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah merencanakan untuk menambah loket antrean tiket pada 2018 nanti. Namun karena ada instruksi untuk segera ditambah, pihaknya akan segera melakukan penambahan loket. “Sebenarnya sudah kita programkan 2018 nanti untuk penambahan loket, namun akan kami percepat,” kata Fadjar Wahyudi.

Meski begitu Fadjar mengaku, Stasiun Blitar sudah sangat siap menghadapi lonjakan penumpang musim libur natal dan tahun baru. Pihaknya juga akan meningkatkan mobilitas petugas serta penambahan petugas di hari-hari tertentu yang diprediksi bakal terjadi puncak lonjakan penumpang. “Secara keseluruhan sebenarnya kami sudah siap, untuk pelayanan di loket nanti sebelum benar-benar dibuka loket tambahan kita juga akan menambahkan petugas disana,” ungkapnya.

Untuk diketahui PT KAI pusat melakukan pengecekan persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru. Ada dua tim yang berangkat naik kereta inspeksi dari Bandung. Satu tim mengecek jalur utara sampai Banyuwangi dan tim lainnya mengecek jalur selatan sampai Surabaya. Tim jalur selatan hari ini berangkat mulai dari Madiun, Kediri, Tulungagung, dan Blitar. Dari Blitar perjalanan dilanjutkan ke Malang, Bangil, terakhir di Stasiun Gubeng Surabaya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana antrean di loket Stasiun Blitar.(foto : fathan)