ADAKITANEWS, Blitar – Pembangunan drainase di Kabupaten Blitar saat ini dinilai sangat penting. Salah satunya karena potensi banjir di wilayah tersebut terbilang masih cukup tinggi. Namun demikian, tahun ini Pemerintah Kabupaten Blitar memastikan hanya akan melakukan pembangunan drainase di 280 titik.

Kepala Bidang Jembatan dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Sugeng Winarno mengatakan, di tahun 2018 ini pihaknya akan melakukan pembangunan 280 titik saluran air atau drainase dengan anggaran Rp 46,4 miliar.

“Jumlah ini memang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dimana tahun 2017 ada 343 unit drainase,” katanya, Jumat (23/02).

Penurunan ini, lanjut Sugeng, disebabkan karena turunnya alokasi dana untuk pembangunan drainase di Dinas PUPR. Sugeng mengaku, pembangunan drainase ini menyebar di seluruh Kabupaten Blitar. Selain itu menurutnya, pembangunan paling cepat jug baru akan dimulai pada bulan Maret mendatang.

“Pembangunan rencananya akan kita lakukan Maret, karena saat ini masih dalam tahapan desain enggenering desain (DED),” pungkasnya.

Sugeng menambahkan, setelah DED selesai pihaknya akan segera melakukan proses lelang pemenang pihak ketiga pelaksana proyek. “Kita optimis pembangunannya tepat waktu,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Salah satu proses pembangunan drainase di Kabupaten Blitar tahun lalu.(foto : fathan)