width=

ADAKITANEWS, Nganjuk – Ratusan tenaga honorer kategori satu (K-1) di Kabupaten Nganjuk kembali menggelar aksi demo di depan pendopo Kabupaten, Kamis (03/11). Massa menuntut Bupati segera menerbitkan Surat Pertanggungjawaban Mutlak atau SPTJM, sebagai salah satu syarat diangkatnya 1.173 tenaga honorer K-1 menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.

Dengan membawa puluhan baliho dan poster, ratusan massa yang terdiri dari guru serta tenaga honorer K-1 di Kabupaten Nganjuk menggelar aksi demo di depan gedung Pemkab Nganjuk. Dalam aksinya, seluruh baliho dan poster mereka tempelkan di pagar pendopo dan sekitar alun-alun.

Dalam orasinya, massa menuntut janji Bupati yang akan menerbitkan surat pertanggung jawaban mutlak, atau SPTJM yang menjadi syarat pokok diterimanya mereka menjadi CPNS. Hal tersebut sesuai dengan instruksi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB), sejak satu tahun lalu. Namun hingga kini belum dipenuhi oleh Bupati nganjuk, Taufiqurrahman.

Padahal dihadapan 1.173 anggota honorer K-1, Bupati berjanji akan segera menerbitkan SPTJM jika segera ada instruksi dari Men PAN-RB. Selain berorasi, massa juga mensweeping beberapa pejabat di dalam kantor Pemkab Nganjuk, tapi tidak satupun pejabat berwenang yang dicari berada di dalam kantor.

Menurut keterangan Sajianto, Korlap Aksi, dari seluruh guru dan tenaga honorer kategori satu di Indonesia, hanya Kabupaten Nganjuk saja yang hingga kini belum diangkat menjadi CPNS. “Hanya di Nganjuk saja yang belum diangkat,” terang Ketua Forum Honorer K-1 ini.

Sementara itu dari pihak Pemerintah Daerah melalui Ghozali Afandi, Kabag Humas Pemkab Nganjuk mengatakan bahwa untuk masalah K-1 nanti akan dikoordinasikan dengan pihak atasan dan pejabat yang bertanggungjawab terkait permasalah K-1. “Untuk sementara para pejabat belum bisa ditemui karena sedang tugas luar,” terangnya usai menemui para pendemo.

Demo yang dilakukan guru dan tenaga honorer kategori satu diketahui sudah dilakukan berulang kali. Namun hingga kini massa mengaku tidak ada respon dari Bupati Nganjuk. Sebelum membubarkan diri, massa mengaku akan kembali melakukan aksi demo lanjutan yang lebih besar.(Jati)

Keterangan Gambar: Demo honorer K-1 Nganjuk menuntut jadi CPNS.(Foto : Bagus Jatikusumo)