width=

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Mustain Baladan akhirnya mengakui ada sepasang PNS-nya yang terjaring razia di Pacet Mojokerto, Selasa (31/05) lalu. Mustain juga mengaku telah memanggil kedua PNS tersebut untuk dimintai keterangan.

Dikonfirmasi Tim Adakitanews.com saat menghadiri sidang paripurna di gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo, Mustain mengatakan kedua PNS tersebut mengaku tidak berbuat apapun. Keduanya hanya sedang dolan (bermain,red) kemudian mampir ke hotel tersebut. “Sudah saya panggil. Tapi kita tidak ada bukti. Keduanya mengaku hanya mampir ke lokasi itu,” ujarnya, Senin (06/06).

Mustain juga menambahkan, dirinya masih berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidoarjo terkait langkah yang akan diambil untuk kedua PNS tersebut. “Saya juga sudah konsultasi dengan BKD,” imbuhnya.

Diketahui, sepasang oknum PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo berinisial CA, 59, dan WA, 47, terjaring razia yang digelar oleh Polres Mojokerto pada Selasa (31/05) lalu. Keduanya terjaring saat hendak keluar dari kamar hotel ketika terjadi razia. Lantaran diketahui bukan merupakan pasangan suami istri, keduanya kemudian digelandang ke Mapolres Mojokerto bersama 9 pasangan lainnya dan diminta membuat surat pernyataan.(kur)

Keterangan gambar: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo.(dok. pribadi)