ADAKITANEWS, Jombang – Adanya kabar aliran dana ke DPRD Kabupaten yang berkaitan dengan kasus suap Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko dengan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Inna Silestyowati, mendapat tanggapan tegas oleh pihak DPRD Kabupaten Jombang.

Ditemui oleh Tim Adakitanews.com, Ketua Komisi D DPRD Jombang, Syarif Hidayatulloh menanggapi terkait berita yang mulai beredar di beberapa media nasional soal pernyataan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Inna Silestyowati yang mengatakan ada aliran dana ke DPRD Jombang.

Saat diwawancarai mengenai hal tersebut, Syarif Hidayatulloh mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya aliran dana ke DPRD Jombang. “Sebagai anggota saya katakan bahwa saya tidak tahu soal itu. Jadi kalau memang bu Inna (Plt Kadinkes Jombang, red) mengatakan seperti itu, secara pribadi saya tidak mengenal Bu Inna. Cuma saya berharap itu harus dibuktikan, sehingga tidak menimbulkan bola liar dan menimbulkan fitnah. Kalau perlu diusut sampai tuntas,” tegas Syarif Hidayatulloh saat ditemui di kantor DPC Partai Demokrat, Senin (26/02).

Pria yang akrab disapa Gus Sentot ini juga menyatakan dukungannya terhadap hukum yang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai permasalahan kasus suap yang terjadi di Kabupaten Jombang, sekalipun ketika ada anggota DPRD yang ikut terjerat nantinya. “Sebagai anggota dewan kita harus menghormati hukum yang berlaku. Sehingga apapun itu, kalau sesuai dengan norma hukum kita akan taati itu. Masalah dukung mendukung tergantung personal masing-masing. Secara pribadi, saya mendukung pemerintahan yang bersih,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jombang dari Fraksi Partai Demokrat itu.

Sementara, Anggota DPRD Kabupaten Jombang dari Fraksi PKS, Mustofa S Pt memilih untuk bungkam ketika diwawancarai sejumlah awak media di Gedung DPRD Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim. Mustofa memilih tidak berkomentar dan berusaha menghindar saat berusaha diwawancarai mengenai kabar aliran dana ke DPRD Jombang yang juga berkaitan dengan kasus Calon Bupati Jombang yang diusung partainya.

Sekadar diketahui, Bupati Jombang non aktif, Nyono Suharli Wihandoko ditangkap oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada, Sabtu (03/02), di Kota Solo. Diduga Nyono Suharli Wihandoko telah menerima suap sebesar Rp 275 juta dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Inna Silestyowati untuk pengangkatan jabatan secara definitif. Dana tersebut, diduga dikumpulkan oleh Inna Silestyowati dari dana kapitasi dan usaha penerbitan izin rumah sakit swasta di Jombang dengan total Rp 343 juta.(ar)

Keterangan gambar: Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jombang, Syarif Hidayatulloh.(foto:adi rosul)