Kabulog Kediri, Kritik Mentan RI Yang Tidak Prosedural

811

2016-01-12_19.35.23ADAKITANEWS, Kota Kediri- Wahyu Susanto, Kepala Bulog sub divre V Kediri menyayangkan putusan Mentri Pertanian(Mentan) RI Amran Sulaiman beberapa bulan lalu karena memberikan instruksi mendadak dalam pembelian bawang merah. Bagi dirinya, untuk mendapatkan hasil yang baik serta pelayanan yang bagus di masyarakat instruksi harus sesuai prosedural dan berdasarkan hukum.

“Seharusnya Pak Menteri (Amran Selaiman-red) memberikan instruksi kepada kami tidak mendadak, biar tidak terkesan seperti pemadam kebakaran saja,” ungkap Wahyu Sutanto Kepala Bulog Sub Divre V Kediri, Selasa(12/01).

Menurut Wahyu Sutanto, pihak Bulog Sub Divre V Kediri pernah mendapatkan instruksi langsung dari mentan terkait pembelian bawang merah di Kabubaten Nganjuk secara mendadak.”Beberapa bulan lalu pernah dapat intruksi mendadak dari Mentan RI dan tidak sesuai prosedural hukum,” jelasnya.

Diakuinya, intruksi tersebut diberikan Amran Sulaiman Mentan RI mengingat pada waktu itu pasokan bawang merah lagi sepi sehingga harga melambung tinggi. Untuk ke depannya, imbuhnya, dirinya berharap instruksi dari pusat ke daerah-daerah melalui prosedur yang ada agar mendapatkan hasil sekaligus mampu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.

“Kedepan harus ada instruksi sesuai hukum dan mampu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat,”tutupnya.(blot)

Keerangan Gambar :