Kabupaten Blitar Kekurangan Pendamping PKH

515

ADAKITANEWS, Blitar – Setelah Kabupaten Blitar melakukan validasi data calon penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 14.388, yang lolos verifikasi hanya 10.501 guna pemenuhan 10 juta penerima secara nasional.

Koordinator PKH Kabupaten Blitar, Mahbub Alfaraby mengatakan, saat ini pihaknya kembali menerima data tambahan sebanyak 19.221 data, yang harus kembali divalidasi untuk pemenuhan kuota secara nasional tersebut. Ia menjelaskan, saat ini proses validasi data tengah dilakukan dan pihaknya hanya diberikan waktu sekitar seminggu.

“Ya diperkirakan jika mengacu pada validasi data tahap pertama, kemungkinan dari jumlah data yang diterima dan harus diverifikasi sebanyak 19.221, akan berkurang sekitar 4 ribu, sehingga jumlah calon penerima bantuan PKH ada sekitar 15 ribu,” katanya, Sabtu (16/12).

Lebih lanjut Mahbub menjelaskan, jumlah penerima PKH yang harus divalidasi tersebut membutuhkan tenaga yang banyak. Sedangkan jumlah pendamping saat ini hanya ada 145 orang, dimana jumlah ini masih kurang dan tidak mampu menjangkau proses validasi data itu.

“Seharusnya dengan adanya tambahan data yang harus divalidasi itu, juga harus diikuti dengan penambahan jumlah pendamping PKH kurang lebih sebanyak 60 orang,” pungkasnya.

Ia mengaku, dengan jumlah pendamping yang sangat terbatas ini dipastikan kinerja mereka juga tidak akan maksimal dan tidak efektif. Sementara untuk saat ini, belum ada wacana apapun untuk kembali melakukan rekrutmen atau mengambil dari waiting list yang sebelumnya mendaftar sebagai pendamping PKH untuk validasi data tahap pertama.

“Padahal sebelumnya kita sudah merekrut 33 pendamping baru untuk menambah jumlah pendamping sebelumnya. Semoga kita bisa tercapai target,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Mahbub Alfaraby, Koordinator PKH Kabupaten Blitar.(foto : fathan)