ADAKITANEWS, Blitar – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sudah menyatakan jika di wilayah Jawa Timur merupakan daerah darurat penyakit difteri dan sudah dinyatakan sebagai kasus Kejadian Luar Biasa (KLB). Namun ternyata, tidak semua daerah dalam kondisi bahaya difteri.

Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, meskipun wilayah Jawa Timur darurat penyakit difteri, namun untuk wilayah Kabupaten Blitar dipastikan aman. “Kita pastikan di Kabupaten Blitar ini tidak ada difteri,” kata Krisna, Jumat (15/12).

Lebih lanjut Krisna menjelaskan, dari data yang ada jumlah kasus difteri di Kabupaten Blitar dari tahun 2016 mengalami penurunan, yakni ada 50 kasus difteri. Sedangkan sepanjang tahun 2017 hingga Desember ini ada 11 kasus difteri.

“Dari 11 penderita difteri itu sebagian sudah sembuh dan sebagian masih dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Krisna menambahkan, penurunan kasus difteri ini merupakan dampak positif dari pelaksanaan imunisasi difteri atau Outbreak Response Immunization (ORI) yang dilakukan tiga kali berturut-turut.

“Kita sudah melakukan upaya pencegahan, termasuk melakukan imunisasi difteri. Sehingga di Kabupaten Blitar ini jumlah penderita terus menurun,” imbuhnya.(fat)

Keterangan gambar: Krisna Yekti, Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan kabupaten Blitar.(foto : fathan)