width=

_20161102_110109-1ADAKITANEWS, Madiun – Kapolres Madiun Kota AKBP Susatyo Purnomo membenarkan seorang anggotanya melakukan percobaan bunuh diri memakai senjata api (senpi). Kapolres menyatakan, jika yang bersangkutan yaitu Briptu Arif Bambang Jatmiko (26) anggota Banit Sabhara Polres Madiun Kota, mempunyai riwayat depresi sejak tahun lalu.

“Dia memiliki riwayat depresi satu tahun lalu, sempat menjalani perawatan kejiwaan di salah satu rumah sakit di Solo. Dia saat masuk Secaba Polri dalam kondisi sehat, entah akibat apa dia depresi. Dia menembak diri ke kepala bagian kanan hingga tembus ke kiri,” jelas Kapolres Madiun Kota.

Kapolres menjelaskan, Senpi yang digunakan jenis Taurus kaliber 38, senpi piket Sabhara. “Sebelumnya, rekan piket lain tengah melakukan bersih-bersih ruangan Sabhara. Tidak ada rekannya melihat dia mengambil senpi. Setelah itu, terdengar suara letusan senpi dari kamar mandi, lalu rekan-rekannya menghampiri dan melihat dia tergeletak dengan bersimbah darah,” jelas AKBP Susatyo Purnomo.

Dengan peristiwa itu, Kapolres memerintakan anggota lain untuk mengambil rekam medik Briptu Arif ke Solo. “Saya sudah perintahkan anggota mengambil rekam medik bersangkutan. Atas kejadian itu, saya evaluasi pengamanan senpi dan anggota pemegang senpi,” tandasnya.

Briptu Arif anak ke-4 dari 5 bersaudara anak pasangan Kamiran-Suminem, menjadi anggota Polri sejak 2009. Pihak keluarga mengaku sudah mengetahui kabar tersebut. “Keluarga menerima kabar dari satuannya sekitar pukul 07.50, kalau dia mengalami kecelakaan lalu lintas. Korban masih disampaikan masih menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Suprapto paman Briptu Arif.

Ia merasa kaget begitu sesampai di kamar mayat RSUPP Jatim dr Soedhono, ternyata tewas akibat menembak diri. “Saya tidak bisa banyak komentar, mas. Kaget begitu menerima informasi seperti itu, keluarga sudah menyiapkan pemakaman dikampung halaman Desa Sampung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan,” jelasnya.(Uk)

 

Keterangan Gambar : Kamar mayat RSUPP Jatim dr Soedhono di Kota Madiun, jasad Briptu Arif menunggu untuk dibawa ke rumah duka, tampak dijaga anggota Sabhara Polres Madiun Kota. (Foto: Agus B)