Kapolres Kediri Sidak Bulog

8

Kediri(adakitanews.com)—Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Perum Bulog Subdivre Kediri, tepatnya di Desa Paron Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Jumat siang (20/3/2020). Dalam kegiatan ini, sidak tidak hanya mengenai stok beras, namun juga kesiapan untuk operasi pasar.

AKBP Lukman Cahyono mengatakan, persiapan operasi pasar ini tidak lain untuk mengantisipasi terjadinya panic buying di wilayah hukum Polres Kediri. “Kami bersama Kepala Perum Bulog Subdivre Kediri melakukan peninjauan stok beras, alhamdulillah di Kabupaten Kediri khususnya di wilayah hukum Polres Kediri belum terjadi panic buying,” ucap Kapolres Kediri.

Diungkapkan Kapolres Kediri, untuk stok beras, lanjutnya, masih relatif aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, Polres Kediri mealui Satreskrim melakukan pemantauan di lapangan untuk mengantisipasi kelangkaan maupun penimbunan bahan pangan, salah satunya beras.

Masalah ini, menjadi atensi bersama, baik dari kepolisian, Bulog, maupun Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. “Jangan sampai kegiatan seperti itu dapat menyebabkan kelangkaan barang bahkan sampai menimbulkan kenaikan harga yang tinggi. Semoga harga tidak memberatkan masyarakat,” ungkap AKBP Lukman.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Subdivre Kediri, Mara Kamin Siregar, mengenai stok beras yang ada di gudang mencapai 70.100 ton, khusus di gudang Paron ada 15.100 ton. “Jadi, kami mengimbau kepada masyarakat, tidak perlu panic buying dengan adanya fenomena virus Corona. InsyaAllah kami siap melayani jika ada operasi pasar, harga antara Rp 8.100 per kilogram dari gudang,” jelasnya.(gar).