ADAKITANEWS, Jombang – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Badrodin Haiti menegaskan kelompok pengusung Khilafah adalah sebuah ancaman bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, masyarakat diminta waspada terhadap kelompok yang dinilai anti Pancasila itu.

Pernyataan tegas itu diungkapkan Kapolri saat bertemu sejumlah Kiai dan Ulama se-Jawa Timur di Pesantren Tambakberas Jombang, Minggu (08/05) siang.

Menurutnya, selain memiliki ideologi yang berbeda, kelompok Khilafah oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) juga memiliki konsep negara Islam anti NKRI. Namun demikian, Kapolri mengakui hingga saat ini pemerintah pusat belum juga menentukan sikap terkait kelompok pengusung Khilafah itu.

“Bagi saya pahamnya radikal. Dia anti pancasila. Ideologinya berbeda. Kemudian konsep negaranya bukan NKRI tapi Khilafah. Karena sampai sekarang belum ada larangan, tentu saya harus melindungi itu. Kemarin waktu ada kongres, ada yang mengizinkan ada yang membubarkan itu adalah gambaran dari sikap pemerintah yang belum menentukan sikap. Apakah dilarang atau tidak,” katanya.

Selain Khilafah, Kapolri juga meminta masyarakat waspada terhadap ancaman bangkitnya gerakan komunisme. Dia berharap agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan berkembangnya isu soal HUT PKI yang kabarnya bakal diperingati pada 9 Mei besok yang belum tentu kebenaranya. Dia khawatir, isu tersebut malah bakal memecah belah persatuan bangsa.(Tari/Jati)

Keterangan Gambar: Kapolri, Jenderal Polisi Badrodin Haiti dalam kunjungannya ke Pesantren Tambakberas Jombang, Minggu (08/05)