ADAKITANEWS, Blitar – Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, ribuan petani yang ada di Kabupaten Blitar saat ini sudah memiliki kartu tani. Namun sayang, kartu tersebut belum bisa digunakan untuk menebus pupuk bersubsidi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, Eko Priyo Utomo menjelaskan, total jumlah petani di Kabupaten Blitar ada sekitar 83 ribu orang dengan luas lahan pertanian 31.693 hektare.

“Data yang kita punya, memang sekitar 83 ribu petani yang ada di Kabupaten Blitar sudah mempunyai kartu tani,” kata Eko, Jumat (17/11).

Lebih lanjut Eko menjelaskan, mengacu dengan data yang ada, seluruh petani di Kabupaten Blitar sudah memiliki kartu tani yang berfungsi untuk menebus pupuk bersubsidi. Selain itu juga bisa memperoleh kredit usaha rakyat di salah satu bank yang sudah ditunjuk oleh pemerintah.

Namun untuk sementara saat ini kartu tani yang dimiliki para petani belum bisa digunakan untuk menebus pupuk bersubsidi. “Ini dikarenakan setiap penyaluran pupuk bersubsidi di kartu tani, tercantum angka alokasi pupuk dalam jangka waktu satu tahun. Sedangkan saat ini musim tanam sudah mulai berjalan dan para petani sudah mulai menebus pupuk secara manual. Sehingga dikhawatirkan jika penebusan secara manual terus-terusan dilakukan, maka akan ada penebusan yang melebihi alokasi yang sudah ditentukan. Untuk itu sementara penebusan pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani masih ditangguhkan,” jelasnya.

Eko menambahkan, diperkirakan tahun 2018 nanti fungsi kartu tani untuk penebusan pupuk bersubsidi baru bisa dilakukan. “Semoga tahun depan kartu tani sudah bisa digunakan. Kita akan terus upayakan agar secepatnya bisa digunakan,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Eko Priyo Utomo, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar.(foto : fathan)