2016-04-07_15.26.58ADAKITANEWS, Kota Kediri – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Kediri (IPK) demo Kejaksaan Kota Kediri, Kamis (07/04). Mereka menuntut Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri dipindah tugaskan.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, sejak pukul 10.00 Wib puluhan massa sudah berkumpul di depan Kejaksaan Kediri. Aksi ini dampak dari saling tuding antar Kejaksaan khususnya Kasi Pidum dengan pendemo pada Senin (04/04) kemarin pada kasus pelecehan anak oleh Soni Sandra (SS).

Mereka menganggap SS mengaku sakit tidak beralasan, sehingga proses persidangan terhambat. Pasalnya, mereka mengetahui jika SS sudah tampak sehat dengan konsumsi makanan yang berlebih. Oleh karenanya mereka menuntut untuk SS segera mendapatkan hukuman atas perbuatannya.

“Kami hanya menuntut SS segera dijebloskan ke penjara, tapi kami justru dituduh subyektif,” ujar Bagus Tianto perwakilan dari pendemo

Tidak hanya itu, Bagus menganggap A Rasyid Kasi Pidsus yang tidak berkaitan dengan kasus SS justru menantang para pendemo. “Kita dituduh menghasut masyarakat dengan alasan unsur SARA. Padahal kami hanya ingin kasus itu (SS-red) segera diselesaikan,” tegasnya

Sementara, A Rasyid tidak menganggap demikian. Ia hanya berusaha membantu Kasi Pidum temannya yang dituding berat sebelah menangani kasus SS. Namun, Ia meminta maaf jika usaha membela temannya tersebut diartikan lain oleh pendemo. A Rasyid mengaku tidak pernah mengatakan seperti yang dikatakan pendemo. “Saya minta maaf, tolong sampaikan ke teman-teman. Saya tidak bermaksud melecehkan ataupu mengancam. Saya minta maaf,” ujar A Rasyid

Sementara, mengenai tuntutan pencopotan anak buahnya, Beni Santoso Kepala Kejari Kota Kediri mengatakan proses pencopotan itu tidak mudah. Beni mengaku juga masih membutuhkan tenaga A. Rasyid Kasi Pidsus untuk mengungkap kasus-kasus di Kota Kediri. Menurutnya, kejadian tersebut hanya salah paham antara teman-teman LSM dengan A. Rasyid.

“Proses pencopotan ataupun memindahtugaskan itu tidak mudah. Kami juga masih membutuhkan Pak Rasyid untuk menuntaskan kasus-kasus di Kota Kediri terutama kasus-kasus Korupsi,” kata Beni Santoso menanggapai permintaan pendemo.(zay)

Keterangan Gambar : Puluhan masyarakat demo Kejari Kota Kediri akibat kasus SS