ADAKITANEWS, Kediri – Kawanan bandit spesialis pembobol toko yang sering beroperasi di wilayah hukum Polres Kediri berhasil diringkus Tim Buser Sat Reskrim Polres Kediri di rumahnya masing-masing, Selasa (04/03).

Mereka adalah Darmaji, 45, dan Kuswandi, 40, keduanya warga Desa Mojokerep Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, Saifudin, 43, warga Desa Plemahan Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, serta Aris Efendi, 37, warga Desa Sumobito Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang.

Kapolres Kediri, AKBP Sumariyono saat melakukan pers rilis didampingi Kasat Reskrim, AKP Aldi Sulaiman serta Kasubbag Humas Polres Kediri, AKP Bowo Wicaksono mengatakan, para tersangka diamankan setelah sebelumnya dilakukan penyelidikan karena ada laporan dari masyarakat berulang kali terjadi tindak kejahatan dengan pemberatan di belasan TKP wilayah hukum Polres Kediri. “Mereka masing-masing punya peran yang berbeda-beda. Ada yang melakukan pengintaian sasaran yang akan dibobol, adapula yang bertindak sebagai pengantar serta pelaku di TKP,” ujar Kapolres Kediri, Selasa (04/03).

Penangkapan bermula dari penyelidikan petugas setelah menemukan petunjuk beberapa barang bukti hasil kejahatan yang berhasil dibawa kabur dari Toko Konter HP milik Puguh Catur Santoso, 37, warga Plosorejo Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, serta dari Toko Pracangan milik Ruwik, 65, warga Desa Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Begitu diselidiki, akhirnya petugas mendapatkan identitas terduga pelaku, hingga dilakukan penangkapan.

Dari keterangan salah satu pelaku, akhirnya diketahui identitas para pelaku lainnya. Tidak mau kehilangan kesempatan, kemudian Tim Buser Sat Reskrim memburu para pelaku lainnya hingga semua berhasil diamankan.

Dari rumah para pelaku juga ditemukan beberapa barang bukti diantaranya, 20 HP berbagai merk, 9 buah Dos box OPPO, 7 buah Pasta Gigi merk Pepsodent, dan beberapa perhiasan emas. Selain itu juga diamankan beberapa alat yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan yang diantaranya pedang, pisau, sabit, clurit, linggis, palu, dan obeng, serta 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit nopol AG 4785 BF.

Dari hasil penyidikan, kawanan bandit spesialis pembobol Toko ini mengaku setiap melakukan aksi kejahatan selalu merusak pintu Toko dan kunci atau gembok, dengan cara mencongkel menggunakan linggis serta obeng. Selain itu para tersangka juga selalu siap membawa senjata tajam dengan alasan untuk menakut-nakuti korban bila kepergok atau aksinya ketahuan. “Sajam (senjata tajam,rez) hanya saya buat untuk menakut-nakuti. Dan selama ini saya sama teman-teman tidak pernah melukai korban, “ ujar Darmaji, salah satu pelaku.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara. “Kami berharap kepada seluruh masyarakat terutama di wilayah Kabupaten Kediri agar meningkatkan pengamanan di setiap tempatnya berdagang. Selain itu jangan lupa mengunci pintu serta memberikan lampu penerangan di sekitar lokasi berdagangnya,” pungkas Kapolres Kediri.(rto)

Keterangan gambar: Tersangka spesialis pembobol toko saat diamankan di Mapolres Kediri.(foto: rianto)