ADAKITANEWS, Kota Blitar – Rumah singgah atau homestay merupakan salah satu tempat istirahat bagi para wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata. Berdasarkan data di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, tercatat ada sekitar 15 homestay milik masyarakat yang sering digunakan para pelancong untuk beristirahat, sementara hingga kini keberadaan homestay tersebut masih berstatus tak berizin.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Blitar, Suharyono mengakui bila perizinan soal homestay atau rumah singgah bagi para wisatawan di sekitar lokasi wisata masih belum ada. “Memang benar di Kota Blitar belum ada perizinan tentang rumah singgah bagi para wisatawan,” katanya, Selasa (03/10).

Padahal menurutnya, homestay yang dikelola oleh masyarakat wajib memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata hal itu sesuai dengan Permenpar Nomor 25 tahun 2015 tentang usaha Pariwisata Motel.

Suharyono menjelaskan, konsep perizinan tentang usaha homestay atau motel itu kini masih dirancang dalam tahap pengkajian. “Kita rencanakan tahun depan Pemkot Blitar sudah memiliki aturan dalam bentuk Perwali untuk dijadikan pedoman guna menertibkan usaha rumah singgah yang tak memiliki tanda daftar usaha pariwisata di Kota Blitar,” tandasnya.

Suharyono menambahkan, meski harus memiliki izin namun sesuai dengan Permenpar 25 tahun 2015, keberadaan motel tidak diwajibkan membayar retribusi. “Nantinya untuk standar besaran penetapan tarif yang ditetapkan hanya didasarkan pada hasil persetujuan bersama para pemilik motel,” terangnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suharyono, Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Blitar.(foto : fathan)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/031017-fat-blitar-homestay-1024x576.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/031017-fat-blitar-homestay-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,blitar,homestay,pariwisata
ADAKITANEWS, Kota Blitar - Rumah singgah atau homestay merupakan salah satu tempat istirahat bagi para wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata. Berdasarkan data di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, tercatat ada sekitar 15 homestay milik masyarakat yang sering digunakan para pelancong untuk beristirahat, sementara hingga kini keberadaan homestay...