Kejari Panggil Ketua Pansus PD Aneka Usaha

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Setelah surat izin pemeriksaan dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo sudah turun dan dikantongi tim penyidik Kejaksaan Negeri Sidoarjo, akhirnya Kejari melakukan panggilan terhadap Ketua Pansus Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha, Khoirul Huda, Senin (05/06).

Pria berkacamata ini langsung diperiksa di ruang Kasubag Bin, Kejari Sidoarjo, Wahyu Wasono. Dalam pemeriksaan yang dimulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 14.30 WIB itu, Khoirul Huda dicerca sekitar 20 pertanyaan oleh penyidik. Meski demikian, anggota DPRD Sidoarjo ini masih bertele-tele dan menunjukkan tidak ada itikad baik untuk mengembalikan uang Rp 75 juta dari PD Aneka Usaha itu.

Menurut Kasi Intel Kejari Sidoarjo, Andri Tri Wibowo, pemeriksaan kali ini terkait kuitansi pengeluaran PD Aneka Usaha senilai Rp 75 juta yang ditandatangani saksi (Khoriul Huda,red). “Pemeriksaan hari ini belum selesai. Karena saksi tidak mau mengembalikan uang Rp 75 juta itu, rencananya akan dipanggil lagi untuk diperiksa kembali. Uang dari PD Aneka Usaha itu harus dikembalikan. Tadi penyidik sudah menanyakan keberadaan uang Rp 75 juta itu, namun belum dijawab secara jelas,” katanya.

Andri menambahkan, meskipun uang itu nantinya sudah dikembalikan oleh saksi, namun menurutnya proses hukum akan tetap berjalan. “Dan pengembalian uang itu tetap akan kami dalami,” tegasnya.

Sementara itu kepada wartawan, Khoirul Huda mengatakan dirinya diperiksa sebagai Ketua Pansus PD Aneka Usaha. “Kalau masalah isi pertanyaan pemeriksaan, sebaiknya tanya ke penyidik langsung,” katanya.

Uniknya, saat ditanya terkait uang Rp 75 juta, Ketua Fraksi Golkar ini mengaku tidak tahu. “Uang apa itu? Saya dimintai keterangan sebagai Ketua Pansus. Sebagai warga yang baik saya menghadiri panggilan tim penyidik itu,” pungkasnya.(sid2)

Keterangan gambar : Ketua Pansus PD Aneka Usaha, Khoirul Huda setelah menjalani pemeriksaan oleh tim Penyidik Kejari.(foto: mus purmadani)

Recommended For You