ADAKITANEWS, Madiun – Tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Madiun, diperiksa Tim Pemeriksa Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Pemeriksaan dibagi menjadi dua sesi. 4 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) diperiksa pada Senin (06/03) lalu dan 3 lainnya diperiksa pada Selasa (07/03). Ke-7 PNS yang bertugas di Bappeda ini diperiksa terkait dugaan penyalahgunaan dana anggaran rutin tahun 2015 lalu.

Kajari Kabupaten Madiun, I Made Jaya Ardana saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan ke-7 orang ASN Bappeda Kabupaten Madiun itu. “Ada laporan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan dana rutin tahun anggaran 2015 di Bappeda Kabupaten Madiun. Makanya, kami tindak lanjuti dengan pengumpulan bahan dan keterangan terlebih dulu,” tandasnya.

Dikatakan, nantinya pemeriksaan tidak hanya dari kalangan staf, dan tidak menutup kemungkinanan mantan Kepala Bappeda Madiun, Tontro Pahlawanto, yang saat ini menjabat sebagai Sekda Kabupaten Madiun juga akan diperiksa. “Semua pihak terkait akan dimintai keterangan, tidak ada terlewatkan,” ujarnya Ardana lagi.

Untuk diketahui, ketiga ASN Bappeda itu, diperiksa tim pemeriksa di ruang pidana khusus Kejari Madiun. Pemeriksaan di ruang staf intelejen dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, dan hingga pukul 14.00 belum selesai.(uk)

Keterangan gambar: DIPERIKSA – Sejumlah ASN dari Bappeda Kabupaten Madiun, tengah menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan penyalahgunaan dana anggaran rutin tahun 2015. (Foto: Agoes Basoeki)