ADAKITANEWS, Sidoarjo – Pejabat Teknis Pengadaan, Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (DP3) Pemkab Sidoarjo, Lukman Saleh akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembagian paket proyek senilai Rp 16,8 miliar, yang menggunakan dana APBN Tahun 2015.

Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, M Sunarto saat dihubungi Tim Adakitanews.com mengatakan, penetapan tersangka tersebut dilakukan sejak pekan kemarin. “Tersangka dinilai tim penyidik sebagai salah seorang yang harus bertanggung jawab dalam pembagian 63 paket proyek Penunjukan Langsung (PL) untuk sekitar 30 rekanan (kontraktor) itu. Saat ini memang baru ditetapkan seorang tersangka, tapi tidak menutup kemungkinan ada calon tersangka lainnya,” katanya, Senin (18/09).

Sunarto menambahkan, tim penyidik memang belum menahan tersangka, karena memang penetapannya tidak bersamaan saat pemeriksaan. “Ya ditunggu saja ditahan atau tidaknya. Tersangka kooperatif atau tidak saat diperiksa penyidik,” jelasnya.

Menurutnya, tersangka dijerat pasal 2 dan 3 serta pasal 11 dan 12 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tipikor, serta pasal 55 KUHP.

Dari informasi yang dihimpun Tim Adakitanews.com menyebutkan, sebelumnya tim penyidik Kejari Sidoarjo telah memeriksa sejumlah pejabat Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (DP3) Pemkab Sidoarjo terkait kasus dugaan korupsi pembagian paket proyek senilai Rp 16,8 miliar yang menggunakan dana APBN Tahun 2015.

Pemeriksaan para pejabat ini, diawali adanya pemeriksaan sejumlah saksi dari kalangan rekanan, konsultan pengawas dan konsultan perencana, yang sudah dilaksanakan sejak kasus dugaan korupsi pembagian proyek Jitut, Jides, rumah pompa dan mesin pompa ini dinaikkan statusnya dari penyelidikan (lid) ke penyidikan (dik) pertengahan Februari 2017 lalu.

Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Sidoarjo, Anik Pudji Astuti juga terlihat keluar dari ruang Tim penyidik Pidsus. Namun mantan Kepala DP3 Sidoarjo ini memilih berlalu tanpa memberikan komentar.(pur)

Keterangan gambar : Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, M Sunarto (dok adakitanews.com)