ADAKITANEWS, Jombang – Bencana kekeringan dirasakan oleh masyarakat di Dusun Banyuasin Desa Kromong Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang. Mereka, mengalami krisis air bersih ketika musim kemarau tiba.

Untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari, warga setempat memanfaatkan air pada sungai yang mulai mengering, yang digali warga dengan diameter 20 sentimeter. Sedangkan untuk air yang digunakan untuk konsumsi, warga kampung tersebut rela berjalan 1 kilometer memasuki area hutan.

Menurut Sukemi warga setempat, bahwa demi mendapatkan air ia rela keluar rumah menuju sumber air pada pukul 05.00 WIB agar tidak berebut dengan warga yang lain. “Untuk kebutuhan mandi dan mencuci warga memanfaatkan air di sungai. Itupun harus antre. Saya biasanya berangkat setelah subuh biar tidak rebutan,” ujarnya saat diwawancarai oleh Tim Adakitanews.com, Kamis (10/08).

Sementara itu Kepala Dusun Banyuasin, Suladi, saat dikonfirmasi membenarkan terkait kondisi warganya tersebut. Ia menjelaskan selama musim kemarau Dusunnya yang ditempati oleh 105 Kepala Keluarga itu mengalami kesulitan air bersih. Warganya harus mengambil air dari sungai yang mulai mengering untuk mandi, dan untuk minum harus mengambil ke dalam hutan.

“Kondisi kemarau ini sangat menyengsarakan warga. Untuk keperluan mandi saja warga memanfaatkan air sungai yang menurut saya tidak layak, air kran semua juga sudah tidak mengeluarkan air,” ungkapnya.(ar)

Keterangan gambar: Warga saat sedang mengambil air di sungai yang sedang mengering.(foto:adi rosul)