2016-01-24_19.04.21ADAKITANEWS, Jombang – Keluarga eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Jombang, Jawa Timur, mengaku senang dengan rencana Pemerintah memulangkan anggota keluarganya yang bergabung dengan Gafatar. Pihak keluarga yang sudah lama tidak berjumpa inipun antusias menyambut salah satu anggota keluarganya kembali kerumah.

Salah satu keluarga eks Gafatar yang berada di Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto,  Suparman orangtua Rudiono ,38, pria yang bergabung dengan Gafatar, mengaku akan menerima kembali anaknya dengan senang hati, meskipun saat meninggalkan rumah, Rudiono sudah menjual seluruh aset rumahnya untuk bekal pergi ke Kalimantan.

“Sudah satu setengah tahun ini dia (Rudiono keluarga-red) tidak ada kabar. Belakangan ini baru tahu kalau anak saya ikut Gafatar,” terang Suparman, Minggu (24/01)

Suparman menambahkan, sudah mendapatkan kabar keberadaan anak, menantu dan dua cucunya. Dia berharap Rudiono bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan memulai hidupnya yang baru. Sedangkan soal kebutuhan ekonomi keluarga siap untuk membantunya.

“Katanya mau dipulangkan, dan sekarang masih ada di Surabaya. Saya ya senang sekali, saya terima apa adanya, terkait tempat tinggal yang sudah dijual ya sudah, nanti kalau kebelakangnya dapat rejeki, kerja lagi ya beli rumah lagi,” kata Suparman

Rudiono bersama isterinya Diah Ningsih serta dua anaknya,  David Harjo Aminoto ,14, dan Cindy Dwi Puspita Sari,11, meninggalkan rumahnya sejak Agustus 2015 lalu. Dengan berbekal menjual rumah pemberian orangtuanya, Rudiono nekat bergabung dengan Gafatar di Kalimantan tanpa restu dari kedua orang tuanya. Sejak saat itu, Keluarga hilang kontak dan menganggap Rudiono hilang.(Tari/Jati)

Keterangan Gambar : Sambut kepulangan anak dengan senang hati. Suparman dan Sunarti, orang tua Rudiono, mantan anggota Gafatar asal Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto.