ADAKITANEWS, Sidoarjo – Keluarga KK, 14, siswi kelas 1 SMP yang sempat menghilang selama 15 hari lantaran dibawa kabur oleh kekasihnya, mendatangi kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sidoarjo, Senin (16/05). Kedatangan mereka adalah untuk meminta pendampingan lantaran pasca pulang ke rumahnya di Kecamatan Taman, KK terlihat trauma.

Salah satu pendamping P2TP2A Kabupaten Sidoarjo, Vima Meyrawati Raminta mengatakan kedatangan korban bersama keluarganya adalah ingin meminta pendampingan pasca peristiwa yang menimpanya. “Korban bersama keluarga ke sini meminta pendampingan. Nanti akan dilanjutkan proses konselingnya setelah yang bersangkutan selesai ujian sekolah,” ujarnya.

Vima mengatakan, sejauh ini dalam konseling awal korban diketahui masih trauma dan belum bisa menjelaskan kronologi kejadian yang menimpanya selama 15 hari bersama pacarnya. “Korban masih trauma. Jadi belum bisa terlalu terbuka dengan kami. Proses konseling memang harus berjalan pelan-pelan,” imbuhnya.

Menurut Vima, yang terpenting saat ini adalah terus melakukan pendampingan khususnya terkait pendidikan dan masa depan korban. “Kita akan terus dampingi. Juga termasuk ke sekolahnya,” tambahnya.

Sementara itu, baik ibu maupun kakak kandung korban belum bersedia untuk dikonfirmasi. Usai menjalani konseling dengan pendamping dari P2TP2A, rombongan langsung naik kendaraan dan pulang.

Seperti diketahui, KK diketahui keluar rumah sejak Rabu (27/04) sesaat setelah pulang sekolah. Baru pada Kamis (12/05) dini hari, KK pulang diantar oleh pacarnya, Ardi Dwi Santoso,19, warga Dusun Gajah Desa Magersari Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.

Warga yang mengetahui kedatangan pacar KK langsung mengamankannya dan sempat mengintrogasi Ardi hingga ia dibawa ke Mapolsek Taman. Sabtu (14/05) malam, warga juga diketahui mendatangi Mapolsek Taman untuk memastikan Ardi diproses sesuai hukum yang berlaku lantaran telah membawa lari anak di bawah umur.(kur)

Keterangan gambar: KK (berjilbab,red) saat keluar dari kantor P2TP2A Kabupaten Sidoarjo.(foto: kurniawan)