width=

ADAKITANEWS, Jombang – Proyek galian C di Dusun Grobogan Desa Karangpakis Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang yang mengakibatkan debu dan jalan berlumpur ditanggapi Waridi, Kepala Desa setempat. Meski demikian, ia mengaku hanya sebagai penengah dan tidak begitu tahu soal proyek tersebut.

Ditemui Tim Adakitanews.com dirumahnya di Dusun Pumpungan Desa Karangpakis Kecamatan Kabuh, Waridi mengakui memang di desanya, sudah sekitar 1 tahun ada proyek galian C. “Sudah sekitar satu tahun galian C ini berjalan akan tetapi di sini posisi saya hanya penengah antara warga, panitia galian C, dan pihak pengusaha galian C,” ujarnya, Senin (30/01).

Waridi juga mengaku kurang tahu kenapa hanya berjalan dua bulan saja, yakni November dan Desember. Sementara, menjelang akhir Januari, belum ada lagi kompensasi yang diterima warga. “Kalau masalah kompensasi yang diterima masyarakat hanya dua bulan, saya kurang tahu. Mendingan tanya langsung kepada pihak panitia dan pengusaha galian C,” terangnya.

Sementara saat disinggung terkait keluhan warga soal debu dan jalan berlumpur, Waridi mengatakan jika sebelumnya memang pernah ada laporan dari warga setempat terkait hal tersebut. “Sebelumnya memang ada beberapa warga yang mengadu terkait galian C akan tetapi ketika pihak pengusaha galian C sudah memberikan kompensasi yang sudah disepakati oleh pihak-pihak yang terkait, warga sekitar sudah tidak pernah mengeluh,” tambahnya.

Tim Adakitanews.com pun akhirnya diberi nomor Kepala Dusun Grobogan Desa Karangpakis, Kartiyo, yang merurut Waridi merupakan pihak yang mengurus persoalan galian C tersebut. Namun, hingga berita ini diunggah, yang bersangkutan belum bisa dihubungi.

Seperti diberita sebelumnya, ketika anggota DPRD Jombang dari Komisi D, Mustofa melakukan sidak di Dusun Grobogan, ada beberapa warga mengeluhkan tentang kondisi jalan yang berlumpur dan berdebu, sehingga masyarakat merasa sangat dirugikan dengan adanya Galian C tersebut.(jb4/jb2)

Keterangan gambar: Kades Karangpakis, Waridi saat ditemui di kediamannya.(foto: sugiono)