Kemarau Panjang Akibatkan Tujuh Waduk Mengering di Nganjuk

2015-08-07_21.16.572015-08-07_21.17.31

ADAKITANEWS, Nganjuk – Kemarau panjang yang terjadi di beberapa daerah membuat 7 dari 10 Waduk di Kabupaten Nganjuk mongering. Ribuan hektar lahan pertanian juga terkena dampaknya, karena minimnya suplai air dari waduk tersebut.

Data yang dihimpun tim adakitanewws.com, Jum’at (07/8) kekeringan yang terjadi dinganjuk semakin meluas. Dari data pemeirntah dinas pengairan nganjuk sebanyak 10 waduk induk tujuh diantaranya mengalami kekeringan total.

Menutur Hudoyo Kepala Dinas Pengairan Nganjuk menjelaskan, atas kekeringan di tujuh waduk tersebut pihak pemerintah masih akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pengairan Propinisi Jawa Timur. “Kami masih berupaya untuk berkoordinasi dengan Dinas Pengairan Propinisi, guna mengupayakan mengalirkan air sungai Widas ke sejumlah sungai kecil yang mengalir ke persawahan warga,” jelasnya

Lebih lanjuta Hundoyo menjelaskan antisipasi kekeringan pada tahun yang mendatang, pihak pemerintah akan melakukan normalisasi Wadu. “Kami juga akan melakukan normalisasi waduk guna pemanfaatan waduk guna mengantisipasi kekeringan pada tahun depan,” urainya

Data yang dihimpun tim adakitanews.com, tujuh waduk kering diantaranya waduk Kedungsengon dan Sumberagung Kecamatan Gondang, Sumberkepuh dan Sumbersono Kecamatan Gondang, waduk Bening Wilangan, waduk Ngomben Kecamatan Rejoso dan Lohgawe Kecamatan Lengkong. serta waduk Perinng Kecamatan Jatikalen Nganjuk. Sementara tiga waduk yang masih memiliki setok air yaitu waduk Manggarejo dan Sumbersuko Kecamatan Bagor,dan Sumbersono Kecamatan Lengkong.(jati/zay)

Recommended For You