width=

Kediri(adakitanews.com)—Kementerian Agama Kabupaten Kediri Mengimbau kepada masyarakat yang melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid atau musala agar menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Humas Kemenag Kabupaten Kediri Paolo Jose Xemenes menuturkan Kementerian Agama memperbolehkan pelaksanaan ibadah shalat tarawih secara berjamaah di masjid maupun musala dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Salat tarawih berjamaah di masjid maupun musala diperbolehkan dengan jumlah kapasitas paling banyak 50 persen. Namun harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,”tutur Paolo, Senin (12/4/2021).

Diungkapkan Paolo, kepada pengurus masjid maupun musala agar menerapkan protokol kesehatan, menyiapkan cairan disinfektan dan melakukan penyemprotan diruangan, menyediakan sarana tempat suci, memakai masker dan tentunya menjaga jarak.

“Kepada para jamaah yang hendak beribadah di masjid maupun musala agar membawa sajadah dari rumah masing-masing. Sementara, untuk kegiatan ceramah kultum Ramadan dan kuliah subuh paling lama durasi 15 menit,”ungkap Paolo.(gar).