ADAKITANEWS, Sidoarjo – Zainul Arifin, 39, warga Desa Pagerwojo Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran terbukti melakukan pencurian barang kiriman milik TKI asal Hongkong dan Taiwan. Akibat perbuatannya, pria yang menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Operasional salah satu perusahaan ekspedisi itu kini harus berada di balik jerusi besi Mapolsek Buduran.

Kapolsek Buduran, Kompol Saibani mengatakan, tersangka yang sudah empat tahun bekerja di perusahaan tersebut melakukan pencurian barang kiriman milik TKI berupa TV LCD, Handphone dan baju. “Caranya setelah diperiksa oleh petugas bea dan cukai dan dimasukkan dalam kardus, oleh tersangka barang tersebut diambil sebagian dan disimpan di dalam ruang kerjanya,” katanya, Selasa (16/04).

Terungkapnya kasus ini menurut Kompol Saibani berawal ketika pihak perusahaan yang beralamat di Perum Anggrek Mas Desa Pagerwojo Kecamatan Buduran ini melaporkan bahwa barang milik kliennya sering hilang. “Mendapat laporan itu, anggota kami melakukan penyelidikan, ternyata di ruang kerja tersangka banyak ditemukan barang-barang yang dilaporkan hilang,” ujarnya.

Mengetahui hal tersebut petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Dan tersangka mengakui perbuatannya. “Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 TV LED, 2 HP, 3 potong baju, dan 2 potong kain,” jelasnya.

Sedangkan lainnya, lanjut Kapolsek, sudah dijual oleh tersangka. “Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tegasnya.(sid2)

Keterangan gambar : Kapolsek Buduran, Kompol Saibani saat mengamankan tersangka, Zainul Arifin beserta barang bukti.(foto : mus purmadani)