IMG_20141107_143652IMG_20141107_143233@dakitanews Kediri – Pukul 12.00 wib. beberapa pekerja penggali lubang di sepanjang jalan Raya Jalur Kediri-Tulungagung dilarikan ke Puskesmas Ngadiluwih. Penyebabnya mereka merasakan mual dan buang air besar terus menerus ditambah kepala yang pusing. Diduga, para pekerja itu keracunan makanan dan minuman yang mereka konsumsi.

Informasi yang dihimpun oleh tim @dakitanews.com jum’at (7/11) pada beberapa pekerja yang keracunan, merasakan sakit yang sama, mual buang air besar terus menurus dan kepala pusing. “Tadi pagi perut saya mual-mual terus berak gak berhenti, ternyata bukan saya saja yang merasakan teman-teman semua juga sama” kata Pipit,28, salah satu pekerja yang keracunan.

Lebih lanjut Pipit mengatakan kita ini sebenarnya makan dan minum seperti hari-hari biasa, seperti yang telah disediakan oleh mandor proyek. “Yang kita makan biasa saja. Nasi sama sayur tewel gitu saja” terang Pipit. Soal minuman yang mereka minum sebenarnya hannya es buat penghilang haus. “kayaknya.

“kebanyakan minum es teh, soalnya kan cuacanya panas banget iya kita minum es terus menerus biar nggak kehausan” jelas Pipit.

Selain Pipit juga ada Ngadimin,50, yang juga terserang penyakit yang sama mengatakan “Saya juga merasakan sama kayak yang dia alami, pusing mencret badan panas dingin terus kepala pusing gitu,” katanya.

Jumlah pekerja ada tujuh puluh orang, namun hanya dua puluh tujuh pekerja saja yang keracunan. “Iya kita ini makane juga bareng-bareng sebanyak 70 orang itu. Wong kita semua berasal dari daerah yang sama dari Purwodadi Jawa Tengah sana ”kata ngadimin.

Mereka bekerja disini hanya ditugasi untuk melubangi tanah lalu menyalurkan kabel-kabel. Lebih lanjut Ngadimen mengatakan “Kita bekerja ngelubangi tanah di samping jalan raya itu dan nanti kita salurkan kabel-kabel gitu” katanya.

Para pekerja ini sudah enam hari bekerja disini, dan baru kali ini mereka merasakan sakit seperti ini. “Kemarin-kemarin belum merasakan seperti ini, baru tadi pagi kita merasakannya. Lalu para pekerja dibawa kepuskesmas ini” kata ngadimen.

Tim dokter belum bisa mendiagnosis penyebab para pekerja ini keracunan, “Belum diketahui penyakit apa yang mereka alami” kata Dr. yuli salah satu dokter yang menangani korban keracunan. Beliau juga mengatakan “Ada dugaan karena cuaca yang sangat panas lalu minum es terus menerus” terangnya.

Ada 27 pasien keracunan yang kini sedang ditangani tim dokter. Mereka ditempatkan di empat ruang yang berbeda. Di ruang Cempaka 6 orang, di ruang Flamboyan 10 orang, di ruang Melati 9 orang, dan dua orang yang masih di ruang UGD untuk diperiksa. (zay).

Keterangan Gambar : Para pasien yang menjalani opname di Puskesmas Ngadiluwih