@dakitanews Tulungagung – Kericuhan mewarnai konser grup band Saint Loco dan Superman Is  Dead yang digelar di halaman Stadion Rejoagung, Tulungagung Sabtu malam (8/11). Pagar pembatas antara panggung dan penonton roboh akibat didesak oleh ribuan fans kedua band tersebut.

Kericuhan ini diduga terjadi karena senggolan antar penonton saat berjoget. Beberapa penonton juga terpaksa di rawat oleh tim medis karena kelelahan dan hampir pingsan. Panitia kemudian membetulkan pagar pembatas dan mengganjalnya menggunakan tambahan pagar agar tidak roboh lagi.

Sedikitnya terdapat 4 kali kericuhan selama konser berlangsung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun , konser sempat dihentikan sesaat untuk menenangkan penonton.

Saint Loco membuka konser dengan membawakan lagu berjudul Freedom. Band asal jakarta ini tampil energik di atas panggung. Ribuan fans yang telah menunggu lama langsung mengikuti saint loco bernyanyi. Total 11 lagu dibawakan oleh band yang mengusung aliran rock ini. Mereka menutup konser dengan lagu andalan berjudul Terapi Energi.

Selanjutnya giliran band asal pulau Dewata Bali beraksi. Superman Is Dead Menggebarak panggung konser dengan membawakan lagu berjudul Ketika Senja. Ribuan Outsiders dan Lady Rose langsung bernyanyi mengikuti irama lagu. Band yang beranggotakan Eka, Boby dan Jerinx sukses menghibur penonton. Mereka juga mengajak penonton untuk peduli dengan keadaan lingkungan sekitar. Total 15 lagu mereka bawakan. Konser diakhiri dengan lagu lawas kemesraan yang di medley dengan lagu andalan mereka berjudul jika kami bersama.

Meskipun diwarnai kericuhan, namun konser dua grup band tersebut berjalan lancar.(Bram/Jati)