ADAKITANEWS, Blitar – Jumlah pemohon pembuatan E-KTP di Kabupaten Blitar terus bertambah. Namun ketersediaan blangkonya masih menjadi permasalahan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar, Eko Budi Winarso menuturkan sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi dari Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil soal ketersediaan blangko e-KTP. “Hingga saat ini kami belum mendapat informasi apapun tentang penambahan blangko e-KTP dari Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil,” kata Eko, Kamis (23/02).

Eko menjelaskan, sudah empat bulan ini pihaknya menggunakan surat keterangan atau suket untuk mengganti e-KTP. Sementara, untuk masa aktif dari suket itu sendiri hanya sekitar enam bulan. “Ya otomatis kami dalam waktu dekat ini akan memperpanjang masa aktif dari suket tersebut, karena kami belum bisa memastikan kapan blangko e-KTP tersedia,” ungkapnya.

Eko mengaku sering mendapat aduan dan protes dari masyarakat, karena penggunaan suket tidak efisien. Selain itu juga mudah rusak, sehingga masyarakat meminta segera mencetak e-KTP. “Hampir setiap hari kita menerima aduan dari masyarakat. Karena suket ini mudah rusak,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini ada sekitar 38 ribu keping KTP elektronik yang harus dicetak Dispendukcapil Kabupaten Blitar.(blt2)

Keterangan gambar : Ilustrasi blangko e-KTP.(google.com)