width=

IMG_20160304_140835ADAKITANEWS, Kota Kediri- Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri kelas I B menggelar jumpa pers terkait kisruh sidang Soni Sandra pada Senin(29/02) lalu. Dalam kesempatan tersebut, Pornomo Amin Tjahjo selaku ketua hakim beranggapan bahwa semua yang dilakukan sesuai hukum di negara ini.

“Kami memang menolak memberi ijin untuk mengikuti sidang pada pendamping korban (A dan V-red),”ungkap Pornomo Amin Tjahjo Ketua Majlis Hakim PN Kediri kelas I B, Jum’at(04/03).

Menurut Pornomo Amin Tjahjo, pihaknya dalam menolak pendamping korban pedofelia sudah sesuai dengan peraturan yang ada. Pornomo Amin Tjahjo menambahkan, untuk menghormati jalannya persidangan, pihaknya harus menetralisir keadaan untuk tetap tenang dan kondusif agar berjalan sesuai jadwal.

“Sidang ini terhormat, mohon bagi yang tidak berkepentingan untuk keluar,”jelasnya.

Pornomo Amin mengakui, pihaknya akan mempertanggung jawabkan semua perbuatannya apabila telah menyalahi kode etik persidangan yang diketuainya itu. “Saya tetap akan bertanggung jawab pada instansi dan masyarakat atas jalannya sidang,”terangnya.

Mengenai pihak pendamping yang telah melaporkan kisruh persidangan atas kasus pedofelia, Pornomo Amin Tahjo hanya menanggapi secara santai.”Biarkan saja MA turun, kita sudah menjalankan sidang sesuai aturan kok,”tutup Pornomo Amin Tjahjo.(blot)

Keterangan Gambar : Pornomo Amin Tjahjo selaku Ketua Majelis Hakim Kasus Pedofilia PN Kediri kelas I B