2015-11-07_19.00.31ADAKITANEWS, Jombang – Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa menyerukan kepada semua kader Muslimat agar tidak golput dalam Pilkada serentak. Hal itu diungkapkan Khofifah saat menghadiri wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Urwatul Wutsqo di Desa Bulurejo, Jombang, Sabtu (7/10).

“Saya menyerukan seluruh warga Muslimat termasuk warga bangsa gunakan hak politik ini secara konstrukstif jadi jangan golput,” ujar Khofifah Indar Parawansa.

Soal pilihan calon, Khofifah menyerahkan sepenuhnya kepada kader di masing-masing daerah tersebut. Karena, menurut Khofifah, merekalah yang lebih paham kondisi yang ada di wilayahnya masing-masing. Yang terpenting kata Khofifah, kader Muslimat harus menggunakan hak politiknya secara konstruktif.

“Artinya mereka (para kader-red) akan bisa melakukan penilaian mana calon pemimpin yang akan bisa memaksimalkan kinerja Kabupaten/Kota maupun Provinsinya,” kata Khofifah.

Disinggung soal kemungkinan dirinya menjadi jurkam (juru kampanye) calon Bupati atau Gubernur, Khofifah menandaskan bahwa saat ini pihaknya tidak terkait dengan parpol manapun.

“Saya tidak ada agenda menjadi juru kampanye. Dalam rapat kabinet beberapa waktu lalu, Pak Presiden sudah menanyakan kepada kami (para menteri-red). Namun demikian hingga berakhirnya rapat, tidak ada satupun menteri yang mengambil cuti kampanye pilkada,” terang Khofifah Indar Parawansa

Perlu diketahui, Pilkada serentak akan dilakukan di Kota/Kabupaten/Propinsi di 269 Daerah yang dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang.(Tari/Jati)

Keterangan Gambar : Khofifah Indar Parawansa, Ketum PP Muslimat NU dan Menteri Sosial, usai melakukan orasi ilmiah saat Wisuda Sarjana STIT UW di Desa Bulurejo, Jombang.