ADAKITANEWSAnggota Polwan saat mengikuti vidcon, Nganjuk – Bagi Anggota Polisi Wanita (Polwan) yang ingin menggunakan jilbab dalam menjalankan tugasnya, kini tidak perlu khawatir lagi. Sebab mulai saat ini  Kamis (9/4), anggota Polwan  dipersilahkan jika ingin menggunakan Jilbab.

Hal ini setelah Kepolisian Republik Indonesia secara resmi telah mengeluarkan izin penggunaan jilbab bagi anggota Polisi Wanita. Ketentuan itu tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor: 245/III/2015 tanggal 25 Maret 2015, tentang perubahan atas sebagian surat keputusan Kapolri Nopol: SKEP/702/X/2005 tanggal 30 September 2006 tentang sebutan penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri.

Pengarahan tentang ketentuan tersebut diatas disampaikan oleh Kapolres Nganjuk AKBP Muh.Anwar Nasir, dihadapan seluruh Anggota Polwan ketika mengikuti giat Vidcon (video conference) bersama SSDM Polri, di ruang Rupatama Polres Nganjuk.

Menurut Kapolres Anwar, Keputusan Kapolri Nomor: 245/III/2015 tanggal 25 Maret 2015, tentang perubahan atas sebagian surat keputusan Kapolri Nopol: SKEP/702/X/2005 tanggal 30 September 2006 tentang sebutan penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri.

“Dimana sebelum dikeluarkannya Keputusan Kapolri Nomor:  245/III/2015 ini, penggunaan jilbab bagi anggota Polwan sempat tertunda,” terang Anwar.

Anwar menambahkan, sebelumnya Kapolri Jenderal Sutarman saat itu sudah mempersilakan anggotanya untuk menggunakan jilbab. Akan tetapi kemudian ada perintah untuk tidak menggunakan jilbab terlebih dahulu hingga keluar Perkap soal jilbab Polwan.

“Untuk itu bagi anggota Polwan yang ingin menggunakan Jilbab, kini dipersilahkan,”pungkas Anwar. (Jati/kmto)