width=

img-20161026-wa0011ADAKITANEWS, Kediri – Galih Ferdianto ,8, anak SD di Kabupaten Kediri menderita luka bakar disekujur tubuhnya. Usai jalani operasi cangkok kulit 1,5 tahun lalu, kini putra dari Pairin dan Sutini warga Dusun Karang Kliwon Desa Gadungan Kecamatan Wates akan operasi lagi.

“Dia ingin sembuh mas, ingin sekali. Dia ingin segera bermain sama teman-temannya, ingin sekolah. Sudah satu setengah tahun (1,5 tahun) tidak sekolah. Kalau sekarang ya seharusnya sudah kelas 2 SD (Sekolah Dasar),” Pairin mengawali ceritanya disela menemani sang anak menjelang operasi lagi di RS Bhayangkara, Rabu (26/10).

Pairin menceritakan, setelah mengalami luka bakar hampir sekujur tubuh, kedua tangan dan kakinya. Putra keduanya ini dilarikan ke Puskemas dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pare Kabupaten Kediri tepatnya di bulan Juli 2015 lalu. Pihak rumah sakit langsung meminta agar sang anak langsung di operasi cangkok kulit saja. Pasalnya, luka yang dialami sudah 65 persen.

“Kulitnya sudah rusak, jadi harus di operasi. Diambilkan kulit dari salah satu paha anak saya, untuk ditempelkan ke kulit yang rusak. Ya saya kasian lihat anak saya kayak gini,” kata Pairin

Lebih dari 3 bulan, Galih harus mendapat perawatan di RSUD Pare. Keluar dari sana, Pairin diminta 10 hari lagi untuk kembali ke rumah sakit, namun, baru tiga hari lukanya semakin parah hingga keluar nanah dilukanya. Tidak lagi ke rumah sakit, Pairin memilih membawa putranya ke dokter pribadi.

“Katanya 10 hari, tapi ini baru tiga hari sudah keluar darah dan nanah. Baunya itu seperti busuk begitu mas. Sudah, saya bawa ke dokter saja,” ujarnya

Luka itu masih belum sembuh, Galih mengalami penyakit asam lambung. Bertambah derita yang dialami anak dari seorang tukang bangunan desa ini. Galih bahkan sempat memutahkan darah karena sakit diperutnya.

Belum lagi, dampak operasi kulitnya setiap Galih demam keluar bintik-bintik merah dikulitnya bahkan cangkok kulit di bagian tangan kiri dan dadanya tidak kunjung mengering. Bahkan lukanya semakin parah karena terus mengeluarkan darah dan nanah yang baunya sangat menyengat.

Tidak sampai disitu, akibat luka bakar itu justru muncul daging yang tumbuh semakin membesar dibagian lehernya. Hal ini membuat anak yang sekarang baru berusia 8 tahun 6 bulan ini kesakitan saat melihat keatas. Karena, daging tumbuh itu telah menyatukan leher dengan dagunya.

“Kata orang-orang harus segera di operasi saja, kasian anak saya. Galih juga meminta untuk segera sembuh, dia sudah kangen bisa bermain dengan teman-temannya,” kata Pairin

“Saya hanya ingin itu saja mas, anak saya bisa sembuh. Apapun itu akan saya lakukan. Karena Galih semangatnya untuk sembuh besar mas, saya harus mewujudkan itu. Galih harus sembuh,” tambah Pairin

Galih Ferdianto yang dijadwalkan akan dioperasi pada tanggal 2 Nopember nanti, akhirnya bisa dipercepat. Melihat kondisinya, pihak Rumah Sakit Bhayangkara akan melakukan operasi besok Kamis (27/10) siang.(Zay)

 

Keterangan Gambar : Galih Ferdianto, anak yang alami luka bakar.