Kediri(adakitanews.com)—Di Dusun Dorok Desa Manggis, Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, terdapat makam memiliki kisah mistis. Kisah larangan melewati dua pohon besar yang ada di makam dusun tersebut.

Bagi yang melanggarnya, akan ada kematian warga Dusun Dorok yang terus menerus melanda. Malapetaka itu akan berhenti jika sudah dilakukan selametan di kuburan tersebut.

Menurut Anton (37), salah satu warga Dusun Dorok mengatakan bahwa hal itu memang dipercayai oleh masyarakat hingga sekarang. Percaya tidak percaya, itu pasti terjadi jika ada yang melanggarnya.

“Hal itu sudah turun temurun disampaikan ke generasi selanjutnya. Untuk tidak melewati antara dua pohon besar itu. Dulu pernah kejadian saat warga akan menguburkan jenazah, para pemikul keranda secara tidak sadar lewat antara dua pohon itu”terangnya, saat ditemui dirumahnya, Sabtu (13/6/2020).

Semenjak itu ada warga dusun Dorok yang meninggal, tiap 3 sampai 7 hari kedepannya bakal ada lagi warga dusun yang meninggal. Hal itu akan terus terjadi. Bila sudah sampai diadakan selametan di pemakaman tersebut keadaan kembali normal.

Walaupun sudah jadi larangan yang umum diketahui warga setempat, kejadian serupa pun terjadi lagi. Bahkan para warga tidak sadar kalau tadinya melewati antara kedua pohon besar tersebut.

“Pernah ada kejadian aneh warga tidak sadar kalau tadinya melewati antara kedua pohon besar tersebut pada saat akan melakukan pemakaman jenazah,” tuturnya.

Meski secara nalar kurang bisa diterima, hal itu memang terjadi sampai sekarang. Ada yang bilang bahwa diantara dua pohon besar tersebut adalah pintu gerbang makhluk halus. Anton meyakini, hal itu ada hubungannya dengan “candi” yang berada di bawah area pemakaman tersebut.

“Kemungkinan dulunya area pemakaman tersebut merupakan tempat yang suci atau yang di sakralkan.” imbuhnya.

Diungkapkan Antok, di pemakaman Dusun Dorok tiap penggalian liang lahat pada area tertentu, terdapat balok batu andesit yang memiliki ukuran yang berbeda-beda. Batuan andesit tersebut ditemukan sekitar dua meteran.

Bahkan oleh warga sekitar digunakan sebagai nisan makam. Selain itu banyak temuan purbakala yang ditemukan di Dusun Dorok.

Salah satunya adalah Candi Dorok, jika ditelisik jarak pemakaman Dusun Dorok dengan Candi Dorok tak begitu jauh. Kemungkinan besar area pemakaman dusun Dorok itu merupakan bagian terpisah dari Candi Dorok yang belum terungkap.(rif).