Kodim Madiun Targetkan Tanam Kedelai Ribuan Hektar

865

2015-12-10_18.03.11ADAKITANEWS, Madiun – Jajaran Kodim 0803 Madiun diharapkan mampu menanam kedelai seluas 2.500 hektar pada tahun 2016. Hal ini guna meningkatkan produksi kedelai agar tidak terjadi impor besar-besaran lagi.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, pihak Kodim 0803 Madiun akan menggandeng Dinas Pertanian, Administratur Perhutani hingga Gapoktan se Kabupaten Madiun. Kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan di aula Kodim setempat, Kamis (10/12) dengan tema Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Percepatan Optimasi Perubahan Areal Tanam (PAT) APBN Perubahan, Tanaman Kedelai Tahun Anggaran 2016. Hal ini dilakukan guna mensukseskan target tanam kedelai 2.500 hektar.

“Kami juga meminta dan mengajak petani mau ikut menanam kedelai,” ujar Komandan Kodim 0803 Madiun Letkol  (Inf) Rahmam Fikri

Letkol  (Inf) Rahmam Fikri mengaku, kebiasaan petani menanam padi dianggap memiliki nilai lebih dibanding kedelai. Fenomena ini menjadi hambatan kecil menanam kedelai.

“Saya tidak putus asa, maka itu dalam kegiatan ini sengaja mengajak para Gapoktan hingga para administratur Perhutani. Agar Gapoktan mendengar sendiri program yang dicanangkan pemerintah dari Kementrian Pertanian,” ujarnya

Sesuai dengan apa yang disampaikan utusan Kementerian Pertanian, Letkol  (Inf) Rahmam Fikri menjelaskan, pihak pemerintah akan memberikan bantuan mulai dari bibit, pupuk selama masa tanam, panen hingga penjualan kedelai. Adanya jaminan dari pemerintah itu, lanjut Letkol  (Inf) Rahmam Fikri, maka para petani tidak perlu merasa was-was.

“Saya yakin pemerintah tidak ingin menelantarkan petani menanam kedelai,” tandasnya.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Arif Muliawan mengungkapkan pemerintah mentargetkan tahun 2016 nanti, produksi kedelai secara nasional mencapai sekitar 1,5 juta ton. Bagi Jawa Timur produksi kedelai ditargetkan sekitar 400 ribu ton, sementara Madiun ditargetkan sekitar 8.000 ton.

“Kalau ada potensi lahan lagi, untuk program PAT PIP, kami usahakan bisa dialokasikan lagi,” tandasnya

Arif Muliawan menambahkan, Pemerintah memberlakukan program intensifikasi seluas 2.500 hektar. Arif Muliawan menambahkan, Pemerintah berharap petani mampu menghasilkan kedelai sekitar 5.000 ton. “Kami  mengharapkan dari 2.500 hektar, paling tidak bisa mendapatkan sumbangan produksi dari program itu sekitar 5.000 ton, selebihnya 3.000 ton dari swadaya.(UK/zay)

Keterangan Gambar : Letko Inf Rahman Fikri Dandim 0803 Madiun