ADAKITANEWS, Sidoarjo – Untuk mencegah dan penyalahgunaan bahaya narkoba di lingkungan TNI, Kodim 0816/Sidoarjo bersama BNNK Sidoarjo menggelar Sosialisasi Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Tes Urine dalam Rangka Giat BIN Intel PAM bagi personel Kodim 0816 Sidoarjo di Aula Makodim setempat, Senin (18/09).

Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Fadli Mulyono mengatakan, bahaya narkoba sudah sangat mengkhawatirkan dan sudah menjadi musuh bersama. “Saya mengimbau agar anggota jangan ada yang menyentuh narkoba dan apalagi mencobanya. Sudah banyak contoh korban narkoba merusak segalanya. Untuk itu hindari dan jauhi narkoba,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Letkol Inf Fadli Mulyono meminta kepada anggotanya untuk mengikuti program penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu ia juga meminta agar para prajurit TNI mengampanyekan tentang bahaya narkoba di wilayah binaannya. “Sehingga warga terhindar dari ancaman nyata bahaya narkoba, lakukan sinergitas dengan aparat keamanan yang lain di kewilayahannya secara bersama-sama dan lakukan pelaporan secara prosedural jika menemukan pengguna dan pengedar narkoba,” paparnya.

Sementara itu Kepala BNNK Sidoarjo, AKBP Indra Brahmana mengatakan, saat ini Indonesia memang dalam status darurat narkoba. Menurutnya, bermacam-macam jenis narkoba telah beredar di berbagai kalangan. “Banyak yang mati karena narkoba, kalau ada yang kecanduan segera melapor akan direhabilitasi secara gratis,” jelasnya.

Untuk diketahui, dalam tes urine tersebut, sebanyak 75 personel jajaran kodim 0816 telah mengikuti tes. Hasilnya, tidak ditemukan adanya indikasi narkoba bagi para anggota TNI.(pur)

Keterangan gambar : Sosialisasi Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Tes Urine dalam Rangka Giat BIN Intel PAM bagi personel Kodim 0816 Sidoarjo.(ist)