Komisi A Kab Kediri RDP Permasalahan Sekdes Tanon

Kediri(adakitanews.com)—Komisi A DPRD Kabupaten Kediri menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) permasalahan pemberhentian sementara Sekretaris Desa Tanon Kecamatan Papar Kabupaten Kediri, Senin (18/7/2022).

RDP yang di gelar di Gedung DPRD Kabupaten Kediri ini menghadirkan Bagian Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD), Bagian Hukum Kabupaten Kediri, Camat Papar, Kepala Desa dan Sekretaris Desa Tanon.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kediri H. Luthfi Mahmudiono mengatakan pihaknya menindaklanjuti surat masuk dari Desa Tanon terkait permasalahan yang saat ini berlangsung.

“Kita tindaklanjuti surat masuk dan tadi kita diskusikan bersama untuk surat pemberhentian sekdes itu bisa berlanjut ataupun tidak,” ucapnya, Senin (18/7/2022).

Luthfi melanjutkan untuk keputusan selanjutnya akan di serahkan kepada pihak desa terkait yakni sekretaris desa untuk segera menyelesaikan permasalahan yang ada daat ini.

“Kita minta dalam waktu satu minggu ada laporan ke komisi, baru kami tindaklanjuti kembali,” imbuhnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC NasDem Kabupaten Kediri ini berharap dalam waktu satu minggu itu tidak ada kegaduhan di wilayah Desa Tanon. Mengingat sebelum adanya RDP ini, ada massa aksi yang turun di wilayah Tanon karena permasalahan tersebut.

“Kita tegaskan kepada semua pihak tadi agar menjaga kondusifitas warga supaya tidak terjadi kegaduhan kembali,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanon, Kusnadi mengaku akan mengembalikan semua permasalahan kepada sekretaris desa terkait, atas permasalahan yakni belum menikah secara resmi kepada salah satu perempuan di desanya.

“Yang terpenting kita kembalikan yang bersangkutan. Dia harus bisa melaksanakan undang-undang yang ada. Yang penting menikah ya selesai masalahnya,” ungkapnya singkat.

Terpisah Sekretaris Desa Tanon, Arip Kristanto mengaku akan menyelesaikan permasalahan tersebut sesuai hukum yang berlaku yakni dengan cara menikahi Naila selaku pasangannya secara hukum negara.

Sebelumnya, ia sudah berusaha tanggung jawab untuk mengajak menikah dengan Naila.

“Saya akan mendatangi kembali ke rumah Naila untuk mengajak menikah. Saya mohon dukungan warga Desa Tanon agar Naila mau menikah dengan saya serta mendapat doa restu dari orang tua Naila,” ungkapnya.

Sebagai tambahan, permasalahan di Desa Tanon Kecamatan Papar muncul akibat dugaan tindak asusila yang dilakukan salah satu perangkat desa setempat yang menjabat sebagai sekretaris desa kepada salah satu warga setempat hingga membuat warga menjadi resah.(Gar).

Recommended For You