2016-04-03_19.02.20ADAKITANEWS, Kota Kediri – Sarmudji anggota DPR RI Komisi XI mengunjungi Kota Kediri dalam masa reses, Sabtu (03/04) kemarin. Terkait defisit anggaran, anggota Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan ini menyarankan agar pemerintah segera mencari solusi.

Kepada tim adakitanews.com, politisi Partai Golkar ini mengatakan, diperkirakan ada defisit anggaran negara sekitar 290 trilliun. Menurutnya, win-win solusition itu harus segera ditemukan agar negara tidak terus merugi.

“Sekarang memang ada problem defisit anggaran, pemasukan yang ditargetkan itu jauh dari target. Perkiraan ada defisit sekitar 290 triliun, itu harus segera kita cari solusinya, bagaimana cara mengatasi itu,” jelas Sarmudji

Ia menambahkan, ada beberapa alternatif yang mungkin bisa dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya dengan menambahkan hutang negara. Namun, hutang itu bukan solusi yang tepat karena melihat defisit anggaran ditambah batasan hutang negara. “Penambahan hutang itu tidak mencukupi karena ada batasan anggaran hutang sebesar 3 persen saja,” jelasnya

Solusi mengejar pemasukan pajak, menurutnya juga bukan solusi yang tepat. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak terlalu besar untuk mengejar pemasukan tersebut. “Memang sekarang pemerintah sedang melakukan tax amnesti untuk mengejar defisit anggaran itu. Tetapi sampai saat ini pemerintah dan DPR belum membahas itu,” kata Sarmudji anggota DPR RI Dapil VI Jawa Timur.(zay)

Keterangan Gambar : Sarmudji Anggota DPR RI memberikan penjelasan kepada masyarakat