ADAKITANEWS, Kediri IMG_20160201_064841– Saat ini komunitas hijaber mulai berkembang hampir diseluruh Indonesia tak terkecuali Kediri. Komunitas hijaber ini sangat diminati oleh kaum hawa. Karena tidak hanya sebagai sesama pemakai hijab namun kegiatan – kegiatan yang diadakan sangat positif.

Tim adakitanews.com bertemu dengan ketua komunitas Hijabers Kediri, Siti Khoiriyah ,25, Minggu (31/01). Selain ketua, Siti Khoiriyah juga pendiri komunitas tersebut di Kediri pada tahun 2012 lalu. Wanita yang dulunya model dan saat ini berprofesi sebagai pebisnis ini telah memiliki banyak pengalaman di dunia model hingga dia mendirikan komunitas Hijabers Kediri.

Awal didirikan komunitas ini karena sekitar tahun 2009 sedang marak komunitas Hijabers di Jakarta, Bandung yang didirikan oleh desainer Dian Pelangi dan tahun 2010 di Surabaya. Akhirnya tahun 2011 mendirikan Hijabers di Kediri. “Bahkan saat kami pertama  launching Komunitas Hijaber Kediri, kami mengadakan kajian hijab dengan mendatangkan artis hijab seperti Risti Tagor,” ujar Siti Khoiriyah

Lebih lanjut Siti Khoiriyah mengaku komunitas yang dipimpinnya saat ini lebih banyak diminati oleh ibu-ibu rumah tangga. Alasannya cukup simple, yakni hanya menghabiskan waktu bersama sesama muslim dan membangun jaringan bisnis di dalamnya. “Anggota di komunitas ini lebih dari 200 dan untuk pengurusnya di batasi hanya 16 orang,” ungkap Ketua Hijabers Kediri.

Siti Khoiriyah mengkisahkan pertama kali dia mendirikan Hijabers. Dia mengaku, awalnya Siti Koiriyah mengajak teman-temannya di masa SMA dulu, dan juga melalui media sosial. “Saya memulai mendirikan komunitas ini dengan mengajak teman – teman saya waktu SMA dan dari media sosial dan alhamdulilah banyak yang merespon dan suka. Akhirnya kita membentuk kepengurusan dan saya sebagai Presiden dari komunitas Hijaber Kediri,” ujar Mbak Siti sapaan akrabnya.

Dari komunitas ini kegiatan-kegiatan yang menunjang pengetahuan para hijabers diadakan. Mulai dari hijab class, beauty class, sharing terkait bisnis, pengajian, bakti sosial dan lain – lain. Siti Khoiriyah mengaku kegiatan – kegiatan yang diadakan oleh komunitas yang Ia pimpin ini bisa menambah wawasan keilmuan tentang hijab, agama, menjalin silaturahmi dan tentunya untuk membantu kegiatan bisnis.

“Tujuannya ya hanya saling menjalin silaturahmi antar hijaber – hijaber yang ada di Kediri. Pertemuan kami juga tidak begitu intens, kami adakan setiap satu atau dua bulan sekali karena anggota Hijabers inikan memiliki kesibukan masing – masing,” pungkas Siti Khoiriyah.(Dian)